Tampilkan postingan dengan label Tari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tari. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 November 2015

Pengertian Alat Musik Ritmis, 9 Teladan Dan Gambarnya

View Article
Seperti sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya, alat musik menurut fungsinya terbagi menjadi 3, yaitu alat musik harmonis, alat musik ritmis, dan alat musik melodis. Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih jauh seputar salah satu dari 3 alat musik tersebut yaitu mengenai alat musik ritmis, terkhusus mengenai pengertian, contoh, serta bermacam-macam cara memainkannya. Silakan disimak.

Pengertian Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis yaitu alat musik yang tidak sanggup membunyikan nada-nada tertentu, melainkan hanya dimainkan sebagai pengiring irama dan pengatur tempo lagu. Beberapa teladan alat musik ini contohnya drum, marakas, simbal, tamborin, timpani, triangle, konga, timpani, kastanyet, rebana, tifa, dan kendang. Secara umum, alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul, namun ada pula beberapa alat musik ritmis yang dimainkan dengan cara digesek dan dikocok (digoyangkan).

Seperti sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya Pengertian Alat Musik Ritmis, 9 Contoh dan Gambarnya

Contoh Nama Alat Musik Ritmis dan Gambarnya

Dengan perkembangan seni musik dunia yang begitu pesat, pada masa kini ini kita sanggup menemukan aneka macam teladan alat musik ritmis. Adapun bermacam-macam teladan tersebut sanggup kita kategorikan menjadi jenis alat musik tradisional dan jenis alat musik modern. Berikut ini yaitu beberapa teladan alat musik ritmis menurut penggolongan tersebut lengkap dengan pembahasan dan gambarnya.

1. Kendang

Yang pertama yaitu kendang atau gendang. Alat musik tradisional Jawa ini juga merupakan alat musik ritmis yang dimainkan sebagai pengatur irama. Biasanya dimainkan sebagai aksesori iringan musik gamelan yang dipentaskan ketika pertunjukan wayang, tari jaipong, sinden, atau campur sari. Kendang ada bermacam-macam macamnya, ada kendang ketipung (ukuran kecil), kendang ciblon atau kebar (ukuran menengah), dan kendang kalih (ukuran besar). Semua macam kendang ini dimainkan dengan cara diteplak atau dipukul.

Seperti sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya Pengertian Alat Musik Ritmis, 9 Contoh dan Gambarnya

2. Tifa

Tifa yaitu alat musik tradisonal Papua yang juga termasuk jenis alat musik ritmis. Berdasarkan cara memainkan, bentuk, serta materi pembuatannya, alat musik ini bekerjsama tidak jauh berbeda dengan gendang Jawa, hanya saja bentuk tabungnya yang ramping memanjang menciptakan dia umumnya dimainkan sambil berdiri. Tifa seringkali dimainkan ketika digelarnya upacara moral Papua atau pesta-pesta adat.

3. Tamborin

Tamborin yaitu alat musik ritmis tradisional yang sanggup menghasilkan 2 bunyi sekaligus ketika dimainkan. Bunyi pertama berupa bunyi gemerincing yang berasal dari tumbukan logam pada bab sisi, sedangkan bunyi kedua berupa bunyi tabuhan yang berasal dari bab membrannya. Alat musik ini diketahui berasal dari Eropa, namun di beberapa penggalan dunia lain alat musik serupa juga banyak ditemukan.

Seperti sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya Pengertian Alat Musik Ritmis, 9 Contoh dan Gambarnya

4. Drum

Drum yaitu kelompok alat musik ritmis yang terbuat dari kulit atau plastik yang direntangkan pada sebuah lubang tabung dan dimainkan dengan cara dipukul memakai stik atau pemukul khusus. Dalam pertunjukan musik rock, pop, dan jazz, drum umumnya mengacu pada satu set alat musik yang terdiri dari bass drum, snare drum, hi-hat, tom-tom, cymbal, dan lain sebagainya. Orang yang memainkan drum set ini disebut dengan istilah drummer.

5. Triangle

Triangle juga merupakan salah satu teladan alat musik ritmis modern. Alat musik yang berbentuk segitiga dan terbuat dari materi logam ini menghasilkan bunyi ketika dipukul pada bab sisi luar maupun dalam memakai pemukul logam pula. Triangle biasanya dimainkan pada musik-musik slow, menyerupai pop, jazz, atau dangdut.

Nah, demikianlah sekilas pembahasan kami mengenai pengertian alat musik ritmis beserta teladan dan gambarnya lengkap. Semoga sanggup bermanfaat dan mari kita lanjutkan pembahasan kita mengenai alat musik serasi pada artikel selanjutnya.

Jumat, 27 November 2015

Pengertian Alat Musik Melodis, 7 Contoh, Dan Gambarnya Lengkap

View Article
Di seluruh dunia, terdapat bermacam ragam aneka jenis alat musik yang sanggup kita temukan. Namun, dari seluruh ragam alat musik tersebut, secara umum mereka terbagi ke dalam 3 jenis, yaitu jenis alat musik melodis, alat musik ritmis, dan alat musik harmonis. Pengkategorian ini khususnya dilakukan menurut fungsi dari alat musik itu sendiri dalam suatu iringan musik. Nah, berikut ini kita akan membahas satu persatu dari ketiga jenis alat musik tersebut secara lebih lengkap disertai dengan referensi dan gambarnya. Silakan disimak!

 terdapat bermacam ragam aneka jenis alat musik yang sanggup kita temukan Pengertian Alat Musik Melodis, 7 Contoh, dan Gambarnya Lengkap

Alat Musik Melodis

Alat musik melodis yakni alat musik yang sanggup membunyikan melodi dalam sebuah lantunan lagu namun pada umumnya tidak sanggup memainkan kord sendirian. Artinya, alat musik ini sanggup menghasilkan nada atau notasi menyerupai Do, Re, Mi, ...dst yang sanggup melengkapi bunyi-bunyian yang dihasilkan dari alat musik ritmis dan harmonis. Alat musik melodis juga sanggup diartikan sebagai alat musik yang memiliki irama atau nada. Biasanya fungsi dari alat musik melodis ini yakni untuk mengatur nada dalam sebuah lagu atau musik.

Ada berbagai jenis alat musik melodis yang sanggup kita temukan ketika ini, mulai dari yang sifatnya tradisional maupun yang modern. Namun, bermacam-macam jenis alat musik tersebut juga sanggup digolongkan menurut pada cara memainkannya. Berikut ini yakni beberapa cara memainkan alat musik melodis tersebut untuk Anda ketahui.
  1. Dipetik, misalnya menyerupai kecapi, mandolin, gitar, dan sasando.
  2. Ditiup, misalnya menyerupai seruling dan pianika.
  3. Ditekan, misalnya menyerupai akordion dan piano.
  4. Digoyang, misalnya menyerupai angklung.
  5. Digesek, misalnya menyerupai biola.
  6. Dihisap, misalnya menyerupai harmonika.

Contoh Alat Musik Melodis

Secara lebih jelas, berikut ini kami sajikan pula pembahasan mengenai beberapa referensi alat musik melodis beserta gambarnya lengkap untuk Anda.

1. Biola

Biola yakni referensi alat musik melodis yang dimainkan dengan cara digesek. Alat musik ini punya 4 dawai yang distel dengan interval tepat (G-D-A-E). Bedasarkan tinggi rendah nada yang dihasilkan, biola juga dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu biola alto, biola cello, dan biola double bass atau kontra bass (biola dengan nada tertinggi). Dalam bahasa Indonesia, pemain alat musik ini dikenal dengan sebutan violinis.

2. Akordion

Contoh alat musik melodis modern selanjutnya yakni akordeon. Akordeon yakni alat musik homogen organ yang dimainkan dengan cara digantungkan di badan, tangan kiri pemain akan menekan tombol-tombol akor, sedang tangan kananya memainkan melodi dari lagu yang dibawakan. Di Indonesia, alat musik yang ditemukan C.F.L. Buschmann dari Jerman ini memang belum begitu populer, namun tidak dengan di negara-negara Eropa dan Latin.

 terdapat bermacam ragam aneka jenis alat musik yang sanggup kita temukan Pengertian Alat Musik Melodis, 7 Contoh, dan Gambarnya Lengkap

3. Bonang

Bonang yakni alat musik tradisional Jawa yang menurut fungsinya juga digolongkan ke dalam jenis alat musik melodis. Alat musik ini dimainkan denganc ara dipukul. Dalam pertunjukan wayang dan upacara moral Jawa, bonang selalu ada dan menjadi komplemen hiburan rakyat.

4. Angklung

Angklung yakni referensi alat musik melodis tradisional Sunda yang sudah terkenal ke seluruh penjuru dunia sebagai warisan dunia. Terbuat dari bambu, alat musik yang dimainkan dengan cara digoyangkan ini menghasilkan suara melodis yang berasal dari benturan pipa bambu dengan kayu yang berada di dalamnya.

 terdapat bermacam ragam aneka jenis alat musik yang sanggup kita temukan Pengertian Alat Musik Melodis, 7 Contoh, dan Gambarnya Lengkap

5. Suling

Alat musik tradisional yang satu ini juga berasal dari Jawa Barat. Ia termasuk ke dalam jenis alat musik melodis sebab akan menghasilkan notasi atau nada yang indah jikalau dimainkan. Semuanya mungkin sudah tahu jikalau alat musik ini memang dimainkan dengan cara ditiup.

6. Kecapi

Sama menyerupai angklung, kecapi juga merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Kebudayaan Sunda. Dimainkan dengan cara dipetik, alat musik ini akan menghasilkan melodi yang sangat indah. Ia sanggup dimainkan secara tunggal atau sebagai komplemen bunyi-bunyian alat musik lain.

 terdapat bermacam ragam aneka jenis alat musik yang sanggup kita temukan Pengertian Alat Musik Melodis, 7 Contoh, dan Gambarnya Lengkap

7. Sasando

Alat musik dawai yang berasal dari pulau Rote, NTT ini yakni hasil karya luar biasa dari nenek moyang Indonesia pada masa silam. Dimainkan dengan cara dipetik, alat musik melodis ini akan menghasilkan suara yang tidak jauh berbeda dengan suara gitar, kecapi, biola, dan alat musik dawai lainnya.

Nah, itulah sekilas pembahasan kami mengenai pengertian alat musik melodis beserta jenis dan contoh-contohnya. Semoga sanggup bermanfaat dan mari kita lanjutkan pembahasan kita ke alat musik ritmis.

Selasa, 01 September 2015

Tari Dari Jawa Tengah, Klasik, Tradisional, Dan Kreasi Baru

View Article
Jawa Tengah termasuk provinsi yang masyarakatnya mempunyai sense of art yang tinggi semenjak dahulu. Hal ini dibuktikan dengan beragamnya jenis tarian yang diciptakan dan beredar luas sampai ketika ini. Berikut ini, kami akan membahas beberapa pola tari dari Jawa Tengah tersebut mulai dari jenis tari klasik, tari tradisional, sampai tari kreasi baru. Silakan disimak!

Tari dari Jawa Tengah

1. Tari Bedhaya
Tari bedaya yaitu tari klasik dari Jawa Tengah yang bertemakan ihwal kisah percintaan. Tarian yang berasal dari keraton Kasunanan Surakarta ini dikenal luas dan mengalami perkembangan di masa pemerintahan Paku Buwono II sampai Paku Buwono 8. Beberapa pengembangan gerak tari bedaya yang masih sanggup ditemukan sampai ketika ini contohnya Bedhoyo Durudasih, Bedhaya Endhol-endhol, Bedhaya Pangkur, Bedhaya Kaduk Manis, Bedhaya Tejanata, Bedhaya Sukaharja, Bedhaya Sinom, Bedhaya Gambir Sawit, Bedhayo Kabor, dan Bedhaya Ketawang.

Jawa Tengah termasuk provinsi yang masyarakatnya mempunyai  Tari dari Jawa Tengah, Klasik, Tradisional, dan Kreasi Baru
2. Tari Gambyong
Tari Gambyong yaitu suatu tari klasik dari Jawa Tengah yang disajikan sebagai penghormatan pada tamu atau ketika mengawali suatu program sakral. Ciri khas dan keunikan tarian ini terletak pada selarasnya gerakan para penari dengan irama gending dan kendang yang dimainkan. Gending yang selalu mengawali tarian ini yaitu gending pangkur, sedangkan alat musik yang dimainkan selain kendang antara lain gender, kempul,kenong, dan gong.

3. Tari Bondan
Tari dari Jawa tengah selanjutnya yaitu Tari Bondan. Sama menyerupai tari bedhaya, tari bondan juga berasal dari tempat Surakarta. Tarian ini menggambarkan kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Boneka mainan, payung, kendi, dan properti lainnya yaitu ciri khas tarian yang dahulu diwajibkan pada setiap kembang desa di tempat Solo ini.

4. Tari Serimpi
Tarian Serimpi yaitu tarian dari Yogyakarta, Jawa Tengah yang bernuansa sedikit mistis.  Gerakan tari yang umumnya diiringi dengan tabuhan gamelan ini menggambarkan proses terjadinya asal ajakan manusia. Empat penari putri yang memainkan tarian ini secara gotong royong untuk saling memadukan gerakannya yang penuh makna.

5. Tari Beksan Wireng
Tari beksan wireng yaitu tari dari Jawa Tengah yang melambangkan ketangkasan prajurit dalam perang dan memakai senjata. Tarian ini diciptakan oleh Prabu Amiluhur untuk menyemangati putranya agar lebih tangkas dan siap tumbuh cukup umur menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk dalam memimpin kerajaannya kelak.

Jawa Tengah termasuk provinsi yang masyarakatnya mempunyai  Tari dari Jawa Tengah, Klasik, Tradisional, dan Kreasi Baru
6. Tari Ebeg atau Kuda Lumping
Tari ebeg atau lebih dikenal dengan nama kuda lumping, jaranan, atau jatilan, yaitu tari tradisional dari Jawa Tengah yang berisi unsur religi, unsur ritual, sekaligus unsur hiburan. Gerakan para penarinya memakai kuda tiruan menggambarkan kisah usaha Sunan Kalijaga yang dibantu oleh Raden Patah dalam perlawanan menghadapi pemerintah Kolonial Belanda.

7. Kethek Ogleng
Kethek Ogleng yaitu bentuk kesenian tari rakyat yang berasal dari Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Tari ini menceritakan ihwal kisah Raden Gunung Sari yang bermetamorfosis menjadi seekor monyet jelmaan. Penjelmaan Raden Gunung Sari menjadi seekor monyet dimaksudkan untuk mengelabuhi pengawal kerajaan yang menghadangnya ketika ingin masuk untuk mencari Dewi Sekartaji.

8. Sintren
Sintren yaitu tari tradisional Jawa Tengah yang mengkisahkan cinta tanpa restu dari seorang pria. Tari Sintren umumnya dimainkan oleh seorang gadis penari yang masih perawan. Ia menari menyerupai biasa dan ditengah pertunjukan ia akan kesurupan roh bidadari yang dimiliki pawangya. Pertunjukan akan semakin asik jikalau si sintren sudah mabuk dan tidak sadarkan diri.

Jawa Tengah termasuk provinsi yang masyarakatnya mempunyai  Tari dari Jawa Tengah, Klasik, Tradisional, dan Kreasi Baru
9. Tari Jlantur
Tari Jlantur yaitu tarian orisinil tempat Jawa Tengah yang dimainkan sedikitnya oleh 40 pria. Tarian ini menggambarkan bentuk usaha Pangeran Diponegoro dalam perang melawan penjajah. Keempat puluh penari tersebut biasanya akan mengenakan properti tari berupa ikan kepala gaya Turki dan kuda kepang atau kuda tiruan.

10.  Tari Prawiroguno
Tari prawirogomo termasuk jenis tari kreasi gres dari Jawa Tengah yang menggambarkan ketangkasan seorang prajurit dalam berlatih. Gerakan-gerakan menyerang musuh dengan properti berupa tameng dan pedang biasanya akan menyertai pertunjukan tarian ini.

11. Tari Ronggeng
Tari ronggeng yaitu tari dari Jawa yang meski mempunyai nilai estetis tinggi, namun peminatnya mulai turun di masa kini. Tema tarian yang erotis serta gerakan penarinya yang cenderung sanggup membangkitkan nafsu lelaki menciptakan tarian yang diciptakan Endang Caturwati ini dirasa tak cocok untuk dipertunjukan di masa kini ini.

12. Tari Kumbang
Tari Kumbang yaitu tari dari Jawa tengah yang mengilustrasikan sepasang kumbang jantan dan betina yang tengah mengisap sari bunga di taman. Keduanya berterbangan kian ke mari sembari berkejar-kejaran. Suasana romantis yang ditunjukan dalam tarian tersebut akan menciptakan para penonton berimajinasi sangat jauh. Oleh alasannya yaitu itu, tarian ini sampai kini masih menjadi favorit bagi muda mudi di Jawa Tengah.

13. Tari Wira Pertiwi
Tarian Wira Pertiwi ada contoh tari kreasi gres ciptaan Bagong Kussudiardjo yang cukup dikenal sampai ketika ini. Tarian ini menggambarkan sosok kepahlawanan seorang prajurit putri Jawa. Ketegasan, ketangkasan, dan ketangguhan mereka tergambar terperinci dalam gerak tarian yang dinamis.

Nah, itulah beberapa tari dari Jawa Tengah mulai dari jenis tari klasik, tari tradisional, sampai tari kreasi gres yang dikembangkan oleh para musisi-musisi tari Jawa Tengah. Semoga goresan pena ini sanggup bermanfaat dalam menambah khasanah pengetahuan kita ihwal tari Indonesia.

Kamis, 13 Agustus 2015

Mengenal Tari Gending Sriwijaya, Asal Seruan Dan Gerakannya

View Article
Tari Gending Sriwijaya ialah tarian yang berasal dari kebudayaan kerajaan Sriwijaya di masa silam. Tarian ini ialah suatu simbol kejayaan, kekuatan, dan kedigdayaan bangsa Sumatera di kancah regional pada zaman keemasannya. Tarian yang biasa dimainkan oleh 9 orang  penari dan diiringi oleh suatu lagu khas melayu ini, kini sudah  mulai banyak ditinggalkan dan terlupakan. Kita sebagai generasi penerus bangsa, harus ambil bab dalam pelestarian peninggalan nenek moyang tersebut, supaya anak cucu kita kelak sanggup mengenalinya juga. Oleh alasannya ialah itu, pada kesempatan kali ini tim Penulis Blog akan memberikan isu seputar Tari Gending Sriwijaya mulai dari sejarah, asal usul, gerakan, sampai kostum yang dikenakan para penarinya.

 ialah tarian yang berasal dari kebudayaan kerajaan Sriwijaya di masa silam Mengenal Tari Gending Sriwijaya, Asal Usul dan Gerakannya

Asal Usul Tari Gending Sriwijaya

Seperti disebutkan di atas, Tari Gending Sriwijaya berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Tari ini di masa silam ialah tarian yang biasa dipentaskan untuk menyambut kedatangan tamu-tamu kerajaan Sriwijaya. Setiap ada pemuka agama Hindu dan Budha dari India atau utusan-utusan dari Kerajaan China, tari ini selalu dimainkan untuk menghormati mereka. Adanya tarian ini pertanda bahwa pemuka Kerajaan Sriwijaya di masa kemudian ialah orang-orang yang ramah. Mereka selalu ikhlas dan terbuka pada kehadiran tamu.

 ialah tarian yang berasal dari kebudayaan kerajaan Sriwijaya di masa silam Mengenal Tari Gending Sriwijaya, Asal Usul dan Gerakannya

Seiring perkembangannya, tari ini sampai kini masih dipentaskan untuk menyambut tamu-tamu kenegaraan. Presiden SBY beberapa kali dikala berkunjung ke Sumatera Selatan juga disambut dengan tari gending sriwijaya ini. Begitupun dengan para menteri, duta besar, sampai tamu dari luar negeri.

Gerakan Tari Gending Sriwijaya

Gerakan tari Gending Sriwijaya telah mengalami banyak perubahan, namun secara umum setiap gerakan yang ada kini sesungguhnya mempunyai makna yang dalam dan nilai estetis yang tinggi. Untuk gerakan tarian ini, Anda sanggup menonton video tari gending sriwijaya yang aku sengaja sematkan berikut.

Penari Gending Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya umumnya dipentaskan oleh 9 penari bagus yang mengenakan pakaian etika Selendang Mantri, Aesan Gede, paksangkong, Dodot, dan Tanggai. Kesembilan penari tersebut ialah penari inti. Mereka akan dikawal dua penari laki-laki yang membawa payung dan tombak. Di bab belakang, akan ada satu orang penyanyi yang mendendangkan lagu gending Sriwijaya dengan lirik sebagai berikut:

Musik Pengiring

Tari Gending Sriwijaya selain diiringi oleh nyanyian, umumnya juga akan disertai dengan musik tradisional berupa gamelan dan gong. Namun, peranan penyanyi dan pemain musik tersebut, pandai balig cukup akal ini telah digantikan oleh tape recorder.

 ialah tarian yang berasal dari kebudayaan kerajaan Sriwijaya di masa silam Mengenal Tari Gending Sriwijaya, Asal Usul dan Gerakannya
Nah, itulah pemaparan seputar sejarah asal ajakan tari gending sriwijaya beserta gerakan dan musik pengiringnya. Semoga sanggup bermanfaat dalam menambah khasanah pengetahuan Anda mengenai peninggalan nenek moyang kita.

Selasa, 11 Agustus 2015

Tari Bondan: Asal Usul, Sejarah, Dan Pembahasan Lengkapnya

View Article
Tari Bondan yaitu salah satu pola tari klasik yang berasal dari tempat Surakarta, Jawa Tengah. Dibandingkan dengan tari-tarian tradisional lainnya, tari bondan dianggap mempunyai keunikan tersendiri. Tarian yang dimainkan dengan properti berupa payung, boneka bayi dan kendi ini dikatakan unik alasannya yaitu banyak sekali gerakannya menceritakan perihal kisah dan kasih sayang seorang ibu kepada anak bayinya. Simak penelusuran kami mengenai asal usul, sejarah, gerakan, dan gosip mengenai tarian tersebut berikut ini.

Tari Bondan

Tari bondan yaitu tari yang terlahir dari kebudayaan masyarakat Surakarta masa silam. Tarian ini mengisahkan perihal seorang ibu yang mengasuh anaknya, menunjukkan kasih sayang, dan merawat bayinya sampai besar. Tidak diketahui siapa gotong royong orang yang menciptakannya, yang terang tarian ini, sekarang menjadi sangat terkenal dan sering dipentaskan dalam banyak sekali kesempatan.

 yaitu salah satu pola tari klasik yang berasal dari tempat Surakarta Tari Bondan: Asal Usul, Sejarah, dan Pembahasan Lengkapnya

Sejarah dan Asal Usul Tari Bondan

Berdasarkan sejarahnya, Tari Bondan dulunya merupakan tarian wajib bagi para kembang desa di kerajaan Mataram Lama. Tarian ini dimainkan untuk menandakan jati diri sebagai seorang yang meski cantik, tapi tetap mempunyai jiwa keibuan.

Pada perkembangannya, tari bondan lalu terbagi menjadi 3 varian berbeda menurut penggunaannya, yaitu Tari Bondan Cindogo, Tari Bondan Mardisiwi, dan Tari Bondan Tani. Perbedaan dari ketiga jenis tari bondan tersebut bukan hanya terletak pada kostum yang digunakan, iringan musik, serta gerakannya saja, melainkan juga pada sub-tema yang diangkat.

Tari bondan cindogo yaitu tarian yang menggambarkan perihal kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya yang risikonya meninggal dunia, sehingga lebih bernuansa sedih, tari bondan mardisiwi lebih mengarah pada kebahagiaan seorang ibu yang pertama kali dikaruniai momongan, sementara tari bondan tani lebih mengangkat kehidupan ibu-ibu di desa yang selain berkewajiban mengasuh anaknya juga membantu suaminya bekerja di sawah.

Kostum Tari Bondan

Para penari bondan wajib mengenakan kostum khusus pakaian susila khas gadis desa Jawa ketika akan menari. Untuk tari bondan cindogo dan bondan mardisiwi, para penari harus mengenakan busana berupa kain yang diwiron, baju kotang, jamang, dan properti tari berupa kain jarek, kendi, payung kertas, serta boneka. Sedangkan untuk tari bondan tani, para penari lazimnya mengenakan topi caping, menggendong rinjing atau tenggok, dan membawa alat-alat pertanian menyerupai sabit atau golok.

 yaitu salah satu pola tari klasik yang berasal dari tempat Surakarta Tari Bondan: Asal Usul, Sejarah, dan Pembahasan Lengkapnya

Iringan Musik Tari Bondan

Untuk mengiringi tarian, musik atau lagu gending akan dimainkan sepanjang pertunjukan. Gending yang dimainkan tentunya mempunyai ritme yang halus dan santai, menggambarkan kepribadian gadis-gadis Jawa yang lembah manah dan bersopan santun. Contoh gending yang dimainkan tersebut contohnya gending ayak-ayakan dan ladrang ginonjing.

Nah, itulah pembahasan sekilas perihal sejarah Tari Bondan, mulai dari asal-usul, sejarah, gerakan, sampai perkembangan kelestariannya dikala ini. Adanya kesenian tari Bondan khas Surakarta ini tentu harus kita apresiasi, salah satunya dengan cara melestarikannya pada generasi anak dan cucu kita. Semoga bermanfaat.

Minggu, 09 Agustus 2015

Pengertian Properti Tari Dan 14 Rujukan Penggunaannya

View Article
Properti tari yakni salah satu unsur yang hampir selalu ada di setiap jenis dan ragam tarian. Properti tari merupakan semua alat yang dipakai sebagai media atau perlengkapan dari pementasan suatu tarian. Pada dasarnya, penggunaan properti tari ditujukan untuk memperlihatkan kesan keindahan sekaligus sebagai media untuk memberikan makna yang terkandung dari suatu tarian. Berikut ini kita akan membahas lebih dalam lagi mengenai pengertian properti tari beserta beberapa pola properti yang dipakai dalam tarian-tarian tradisional Indonesia.

Pengertian Properti Tari

Sebagaimana disebutkan di atas, properti tari sanggup didefinisikan sebagai suatu alat yang dipakai dalam satu tarian untuk tujuan menaikan nilai estetika tarian tersebut, sekaligus sebagai media penyamapian pesan atau makna.

 yakni salah satu unsur yang hampir selalu ada di setiap jenis dan ragam tarian Pengertian Properti Tari dan 14 Contoh Penggunaannya
Bentuk, ragam dan jenis properti tari ada sangat banyak sekali. Masing-masing tari tradisional di Indonesia mempunyai propertinya sendiri-sendiri. Namun, yang perlu diketahui yakni penggunaan properti tari haruslah mempertimbangkan fungsi, jenis, dan asas pakainya secara baik dan benar. Alasannya yakni alasannya proporsi penggunaan properti  umumnya secara fundamental akan memilih tingkat penguasaan keterampilan penari terhadap suatu jenis tarian tersebut. Penguasaan properti tari yang dipakai merupakan faktor yang harus diperhatikan untuk membuat format garapan dan pementasan tari yang berkualitas.

Ragam Properti Tari Tradisional Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat kaya akan ragam budaya, termasuk budaya dan kesenian tari. Berbagai etnis dan tempat di nusantara niscaya mempunyai tarian adatnya masing-masing. Nah, masing-masing tarian adab tersebut tentu kebanyakan pastilah memakai media atau properti sebagai suplemen keindahan dan penyampai makna. Ada tarian yang memakai selendang, kipas, payung, topeng, lilin, piring, tombak, mandau, atau senjata tradisional lainnya, dan masih banyak lagi.

Berikut ini yakni tabel yang berisi daftar tarian tradisional indonesia beserta asal tempat dan properti yang digunakannya. Silakan disimak.
No. Nama Tarian Asal Daerah Properti Tari
1. Tari Reog Ponorogo Reog
2. Tari Pendet Bali Bokor
3. Tari Kipas Pakarena Sulawesi Selatan Kipas
4. Tari Topeng Cirebon Cirebon Topeng
5. Tari Kuda Lumping Jawa Tengah Kuda Lumping
6. Tari Piring Sumatera Barat Piring
7. Tari Remong Jawa Timur Selendang
8. Tari Baksa Kembang Kalimantan Selatan Rangkaian Bunga
9. Tari Golek Manis Jawa Tengah Boneka
10. Tari Payung Sumatera Barat Payung
11. Tari Legong Bali Kipas
12. Tari Lengger Jawa Tengah Selendang
13. Tari Jaipong Jawa Barat Selendang
14. Tari Serampang Dua Belas Riau Sapu tangan
15. Tari Bondan Jawa Tengah Payung, Boneka Bayi, Kendi
Nah, demikianlah pembahasan mengenai pengertian properti tari beserta bermacam-macam pola penggunaannya dalam tarian-tarian tradisional di Nusantara. Semoga sanggup membantu Anda dan menjadi gosip yang berguna. Salam.

Tari Maengkat, Sejarah, Gerakan, Dan Pembahasan Lengkap

View Article
Tari maengket yakni salah satu tarian tradisional Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat etnis Minahasa, Sulawesi Utara. Tarian ini merupakan simbol ucapan rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah dan sering dipentaskan ketika upacara pesta panen padi setiap tahun. Salah satu tempat di Minahasa yang masih menggelar upacara kebudayaan ini contohnya di Desa Ranowangko, Kecamatan Kombi. Berikut kita akan bahas seputar tarian unik satu ini mulai dari asal usul, sejarah, gerakan, kostum, musik pengiring, hingga perkembangannya.

Asal Usul Sejarah Tari Maengket

Beberapa budayawan dan hebat sejarah meyakini bahwa asal undangan tari maengket bermula dari kebudayaan masyarakat Minahasa zaman dulu ketika pertama kali mereka mengenal perjuangan budidaya pertanian. Tak diketahui siapa penciptanya, yang jelas, tarian yang biasa dipentaskan ketika pesta panen ini kini telah berkembang dengan sangat pesat, mulai dari variasi gerakan dan koreografinya, hingga dari tujuan penggunaannya.

 yakni salah satu tarian tradisional Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat et Tari Maengkat, Sejarah, Gerakan, dan Pembahasan Lengkap
Tarian maengket kini bukan hanya dimainkan ketika menjelang panen saja. Saat ada tamu agung atau ketika hari-hari besar, tarian ini juga sering dipentaskan sebagai tari hiburan. Bahkan tari maengket beberapa tahun terakhir juga sudah menjadi salah satu ikon wisata budaya di Provinsi Sulawesi Utara.

Gerakan Tari Maengket

Tari maengket pada perkembangannya, terbagi menjadi beberapa jenis gerakan. Masing-masing gerakan ini ditujukan tentunya untuk tujuan yang berbeda-beda. Berikut yakni masing-masing gerakan tersebut.
  1. Maowey Kamberu; Gerakan tari maengket yang pertama yakni Maowey Kamberu atau Owey Kamberu. Gerakan ini yakni gerakan yang menyimbolkan ucapan rasa syukur atas hasil pertanian yang berlimpah sehabis masyarakat bejibaku dalam perjuangan menanam dan merawat padinya. Gerakan ini dipimpin oleh seorang Walian in Uma denga memanjatkan doa-doa tertentu hingga dia kesurupan dewi bumi.
  2. Marambak; Marambak yakni gerakan tarian maengket yang menggambarkan semangat gotong royong (mapalus) dalam menciptakan rumah baru. Gerakan tarian ini biasa dipentaskan ketika pemilik rumah gres mulai mengisi rumahnya (rurumbak). 
  3. Lalayaan; Lalayaan yakni gerakan tarian Maengket yang menggambarkan dongeng bagaimana para bujang gadis Minahasa dalam mencari jodoh mereka. Tarian ini juga sering disebut tarian pergaulan muda-mudi.

Kostum Tari Maengket

Tari maengket yakni contoh tari berpasangan yang umumnya dimainkan oleh 20 hingga 30 orang penari, 15 penari laki-laki dan 15 penari wanita. Kesemua penari tersebut akan memakai pakaian atau kostum berwarna cerah, menyerupai merah, biru, merah jambu, kuning, hitam, hijau, dan putih. Khusus untuk penari laki-laki umumnya akan memakai properti berupa ikat kepala berwarna merah.

 yakni salah satu tarian tradisional Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat et Tari Maengkat, Sejarah, Gerakan, dan Pembahasan Lengkap

Iringan Musik

Selama menari, para penari akan diiringi oleh permainan instrumen atau alat musik tradisional berupa tambur, tetengkoren (tuked), kolintang besi (momongan), dan gong. Selain dengan iringan tersebut, para penari juga akan menyanyi gotong royong untuk memeriahkan suasana. Lagu yang dinyanyikan dalam hal ini tentunya yakni lagu bernuansa adat.

Nah, itulah sekilas pembahasan ihwal asal usul, sejarah, gerakan, kostum, dan banyak sekali hal mengenai tari maengkat. Semoga bermanfaat.

Sabtu, 08 Agustus 2015

10 Teladan Tari Kreasi Gres Dari Banyak Sekali Kawasan Di Indonesia

View Article
Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai perkembangan zaman, namun tetap mempertahankan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Tari kreasi gres umumnya diciptakan oleh para pakar tari. Beberapa tari kreasi sanggup kita lihat pada karya-karya Bagong Kusudiarjo dan Sauti. Nah, berikut ini yaitu beberapa contoh tari kreasi baru tersebut.

1. Tari Nguri, Sumbawa
Tari Nguri yaitu contoh tari kreasi baru yang lahir dari lingkungan kerajaan Sumbawa. Tarian ini merupakan tarian yang dipentaskan untuk tujuan menghibur. Saat sang raja Sumbawa ditimpa kesulitan, tarian ini akan dimainkan para perempuan istana untuk mengurangi kedukaan sang raja. Tari nguri sekarang sering dipertunjukan sebagai tarian penyambut tamu. Saat mendapatkan kunjungan kerja dari pejabat terpandang dari Pusat, tari ini niscaya akan dimainkan sebagai bentuk penghormatan.

Tari kuntulan yaitu contoh tari kreasi baru yang lahir di awal masa 20-an dari kebudayaan masyarakat Pemalang, Jawa Tengah. Gerakan pada tarian ini identik dengan gerakan pencak silat bernuansa Islami alasannya yaitu memang terlahir di masa usaha kemerdekaan. Saat ini tari kuntulan masih sering dipentaskan pada acara-acara hajat atau dikala upacara hari besar nasional.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
3. Tari Merak, Jawa Barat
Contoh tari kreasi baru selanjutnya yaitu tari merak. Tarian ini yaitu tari yang mengekspresikan keindahan burung merak. Berbagai gerakan di dalamnya diambil dari gerakan-gerakan burung merak wanita. Tarian ini diciptakan oleh Seniman Sunda, Raden Tjetje Somantri pada pertengahan masa ke-19.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
4. Tari Rara Ngigel, Yogyakarta
Tari Rara Ngigel yaitu contoh tari kreasi baru yang diciptakan oleh Ida Wibowo, putri seniman tari kenamaan Bagong Kusudiarjo. Tarian yang menceritakan tumbuhnya seorang gadis yang beranjak remaja ini juga merupakan rujukan tari berpasangan, alasannya yaitu dalam pementasannya tarian ini diperagakan oleh sepasang laki-laki dan wanita.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
5. Tari Kupu-kupu, Bali
Tari kupu-kupu yaitu tari kreasi gres asal Bali yang mengekspresikan kehidupan kupu-kupu biru tua. Tarian ini sudah sangat dikenal oleh masyarakat mancanegara alasannya yaitu sering dipentaskan dalam festival-festival tari dunia. Dimainkan secara berkelompok oleh 5 orang wanita, tarian ini tampak begitu eksotis alasannya yaitu mengaplikasikan teknik gerakan gemulai dan pewarnaan eye catching pada busana yang digunakan.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
6. Tari Manipuren, Jawa Tengah
Tari manipuren yaitu contoh tari kreasi baru yang dikembangkan dari koreografi dan gerakan tari Manipuri yang berasal dari tempat Manipur di India Timur. Tarian ini diciptakan oleh S. Maridi sesudah ia berkunjung ke India dan menyaksikan pola kehidupan gadis-gadis desa yang tinggal di sekitar pemikiran sungai Gangga.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
7. Tari Yapong, Jakarta
Contoh tari kreasi baru selanjutnya berasal dari Jakarta. Tari Yapong, begitu ia disebut, merupakan tari yang sengaja diciptakan Bagong Kusudiarjo untuk dipentaskan dalam program ulang tahun Jakarta yang ke 450 atau pada sekitar tahun 1977. Tarian yang mengekspresikan kehidupan masyarakat Betawi ini sampai sekarang masih sering dipentaskan dalam program dan kegiatan serupa.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
8. Tari Manuk Rawa, Bali
Tari manuk rawa yaitu tari kreasi gres yang dikembangkan dari bab sendratari Mahabarata dalam lakon Bale Sigale-gale. Tari yang diciptakan oleh koreografer I Wayan Dibia dan komposer I Wayan Beratha pada tahun 1981 ini menggambarkan kehidupan burung rawa khas kisah Wanaparwa dalam Epos Mahabrata.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
9. Tari Garuda Nusantara, -
Contoh tari kreasi baru selanjutnya yaitu tarian yang menceritakan keagungan, kegagahan, keindahan, dan kelincahan seekor burung garuda, lambang negara Indonesia. Tari Garuda Nusantara –begitu biasa disebut, yaitu tari yang sarat dengan simbol ketegasan dan kewibawaan.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
10. Tari Banjar Kemuning, Jawa Timur
Tari Banjar Kemuning yaitu tari kreasi gres yang diciptakan oleh Agustinus, S.Sn alasannya yaitu terinspirasi dari kehidupan masyarakat sebuah desa di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur, Desa Banjar Kemuning. Tari Banjar kemuning mengekspresikan kehidupan istri-istri nelayan di desa itu. Ketegaran, kekuatan, dan keluesan menghadapi kehidupan yang sulit dikala ditinggal suami berlayar tersirat terang dalam setiap gerakannya.

Tari kreasi gres yaitu tari klasik yang diaransemen ulang dan dikembangkan kembali sesuai 10 Contoh Tari Kreasi Baru dari Berbagai Daerah di Indonesia
Nah, itulah beberapa contoh tari kreasi baru yang dikembangkan oleh pakar seni tari dari banyak sekali tempat di Indonesia. Semoga sanggup menjadi suplemen wawasan bagi kita semua. Amin.