Rabu, 30 September 2015

3 Terusan Penyebaran Islam Di Indonesia

Penyebaran agama Islam di Indonesia berlangsung sangat cepat. Selain lantaran didukung oleh ajarannya yang dinilai sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, pesatnya penyebaran Islam di Indonesia juga disebabkan oleh penggunaan beberapa kanal penyebaran yang bekerja dengan sangat efektif. Saluran penyebaran Islam di Indonesia tersebut mencakup kanal perdagangan, pendidikan, dan hubungan sosial budaya. Ketiga kanal inilah yang banyak dipakai kaum muslimin mengembangkan Islam di wilayah Indonesia.

Saluran Penyebaran Islam Di Indonesia

 Selain lantaran didukung oleh ajarannya yang dinilai sesuai dengan kepribadian bangsa Indon 3 Saluran Penyebaran Islam Di Indonesia

1. Saluran Perdagangan

Saluran perdagangan merupakan salah satu kanal penyebaran Islam di Indonesia yang paling awal digunakan. Para pedagang dari banyak sekali daerah berkumpul dan menetap, baik sementara maupun selamanya di sebuah daerah sehingga terbentuklah suatu perkampungan pedagang Muslim. Para pedagang muslim ketika berinteraksi dagang sering menyisipkan fatwa Islam untuk menarik simpati dari para pedagang Indonesia. Dengan cara itulah banyak pedagang Indonesia yang tertarik beralih memeluk agama Islam.

 Selain lantaran didukung oleh ajarannya yang dinilai sesuai dengan kepribadian bangsa Indon 3 Saluran Penyebaran Islam Di Indonesia
Melalui kanal ini, pelabuhan menjadi tempat utama bagi masuknya Islam di Indonesia. Salah satu pelabuhan itu contohnya pelabuhan Bandar Khalifah di Pantai Barus, Sumatera Barat. Wilayah Sumatera Barat dan Aceh menjadi pintu masuknya Islam ke Indonesia. Para pedagang dari banyak sekali negeri berdatangan membawa komoditas masing-masing. Tidak jarang mereka menetap dalam waktu lama. Pada proses berdagang inilah dakwah Islam disampaikan. Ajakan dakwah Islam pun diterima dengan baik oleh para pedagang Indonesia. [BACA : Teori Masuknya Islam ke Indonesia]

2. Saluran Pendidikan

Saluran penyebaran Islam di Indonesia lain yang mendukung perkembangan Islam di Indonesia adalah kanal pendidikan. Saluran ini dipakai para mubaligh dari beberapa negeri untuk mengembangkan Islam. Kedatangan para mubaligh menyebabkan dakwah Islam semakin marak dan gerakan dakwah semakin luas. Gerakan dakwah tidak hanya terbatas di pantai-pantai barat Sumatear, melainkan hingga ke pulau-pulau kepingan timur Indonesia. Selain itu, para pelaut Bugis ikut mengembangkan Islam hingga kepulauan Maluku dan Papua yang bekerja sama dengan para Mubaligh dari Gresik, Jawa Timur. Pulau Jawa dikala itu menjadi barometer penyebaran Islam di Indonesia.

Penyebaran Islam melalui kanal pendidikan sangat besar lengan berkuasa pada penyebaran Islam di Indonesia. Selain melalui para mubaligh dan wali songo, penyebaran Islam dilakukan dengan mendirikan forum pendidikan, yaitu pondok pesantren. Pondok pesantren menampung cowok dari banyak sekali daerah untuk menimba ilmu agama Islam. Para santri yang sudah final dari pesantren mulai berdakwah mengembangkan Islam di wilayahnya masing-masing. Dengan kanal penyebaran Islam di Indonesia yang satu ini, agama Islam berkembang dan menyebar cepat ke seluruh Indonesia.

3. Saluran Sosial Budaya

Saluran sosial budaya tidak kalah pentingnya dalam menunjang upaya penyebaran Islam di Indonesia. Proses interaksi sosial budaya dilakukan dengan cara ijab kabul atau dengan media seni, menyerupai seni bangunan, seni pahat, seni tari, dan musik. Masuknya Islam dengan jalan ijab kabul memberi warna tersendiri dalam sejarah Islam di Indonesia. Melalui perkawinan ini lahirlah generasi gres muslim dan merupakan awal dari terbentuknya sebuah komunitas muslim di kalangan warga pribumi. Beberapa pola perkawinan ulama Islam dengan perempuan pribumi yaitu perkawinan Raden Rahmat atau Sunan Ampel dengan Nyai Ageng Manila dan Raja Brawijaya yang beragama Hindu dengan Putri Campa yang beragama Islam. Hasil dari perkawinan mereka yaitu lahirnya Raden Patah, pendiri kerajaan Demak.

 Selain lantaran didukung oleh ajarannya yang dinilai sesuai dengan kepribadian bangsa Indon 3 Saluran Penyebaran Islam Di Indonesia
Selain melalui perkawinan, penyebaran fatwa Islam melalu kanal budaya juga dilakukan dengan akulturasi budaya pribumi dan budaya Islam. Cara ini ditempuh untuk mempermudah dan mempercepat perkembangan Islam. Budaya pribumi dikala itu diwarnai oleh budaya agama Hindu dan budha sanggup berakulturasi dengan budaya Islam tanpa menggeser nilai-nilai tauhid. Contoh akulturasi budaya ini contohnya munculnya doa-doa Islam dalam upacara moral menyerupai perkawinan, kelahiran, selapan, wayang kulit, seni bangunan, dan kesusastraan. Budaya Islam yang sederhana menyebabkan rakyat gampang mencerna dan mendapatkan muatan isi yang disampaikan. Model pendekatan tersebut menyebabkan Islam gampang diterima.

Saluran Lain

Selain ketiga kanal penyebaran Islam di Indonesia yang telah disebutkan di atas, ada beberapa faktor pendukung yang menyebabkan pesatnya perkembangan Islam di Indonesia. Beberapa faktor pendukung tersebut antara lain:
  1. Syarat untuk memeluk Islam sangat mudah.
  2. Kewajiban berdakwah merupakan kiprah setiap muslim.
  3. Para ulama mempunyai kelebihan rohaniah melalui fatwa tasawuf.
  4. Ajaran Islam dipandang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
  5. Ajaran Islam tidak mengenal perbedaan derajat insan menurut kasta maupun gelar.
  6. Para saudagar, dai, dan ulama memberikan Islam dengan pendekatan dakwah yang simpatik.

Demikianlah beberapa kanal penyebaran Islam di Indonesia yang sanggup kami jelaskan. Semoga sanggup menjadi materi rujukan untuk kiprah sekolah maupun untuk sekedar menambah wawasan Anda terkait sejarah Islam di Nusantara. Salam.

Selasa, 29 September 2015

3 Teori Masuknya Islam Ke Indonesia Dan Bukti Pendukungnya

Teori Masuknya Islam Ke Indonesia - Perkembangan Islam di Indonesia berlangsung dengan sangat cepat. Hal ini tentu tidak terlepas dari tugas para pedagang muslim yang berasal dari Gujarat (India), Persia, dan Arab. Hubungan dekat antar pedagang muslim dan pedagang Nusantara di masa silam menjadikan efek terhadap masuknya agama Islam di Indonesia.

Teori Masuknya Islam ke Indonesia

Secara geografis, Indonesia terletak di daerah yang sangat strategis dalam kanal perdagangan masa silam. Hal ini menimbulkan Islam dengan gampang masuk ke wilayah Indonesia. Lantas, kapan Islam pertama kali tiba ke Indonesia. Ada beberapa teori wacana masuknya Islam ke Indonesia. Teori tersebut antara lain teori Gujarat, teori Persia, dan teori Arab. Berikut ini pemaparan dari masing-masing teori masuknya Islam ke Indonesia tersebut.

 Perkembangan Islam di Indonesia berlangsung dengan sangat cepat 3 Teori Masuknya Islam Ke Indonesia dan Bukti Pendukungnya

1. Teori Gujarat

Teori gujarat ialah teori masuknya Islam ke Indonesia yang pertama kali dikemukakan oleh Snouck Hurgronje dan J. Pijnapel. Dalam teori ini disebutkan bahwa Islam di Indonesia bahwasanya berasal dari Gujarat, India dan mulai masuk semenjak periode ke 8 Masehi. Islam masuk ke Indonesia melalui wilayah-wilayah di anak benua India, menyerupai Gujarat, Bengali, dan Malabar. Seperti diketahui bahwa Bangsa Indonesia pada masa itu memang telah menjalin relasi dagang dengan India melalui kanal Indonesia-Cambay.[BACA : Sejarah Masuknya Islam di Indonesia]

Berdasarkan teori ini, masuknya Islam ke Indonesia ini diyakini berasal dari Gujarat sebab didasarkan pada adanya bukti berupa kerikil nisan Sultan Samudera Pasai Malik as-Saleh berangka tahun 1297 yang bercorak Gujarat. Selain itu, teori gujarat juga didasarkan pada corak pemikiran Islam yang cenderung mempunyai warna tasawuf. Ajaran ini dipraktikan oleh orang muslim di India Selatan, menyerupai dengan pemikiran Islam di Indonesia pada awal berkembangnya Islam.

2. Teori Persia

Teori persia adalat teori masuknya Islam ke Indonesia yang dikemukakan oleh Hoessein Djajadiningrat. Dalam teori ini dikemukakan bahwa Islam yang masuk ke Indonesia ialah Islam yang berasal dari Persia (Iran). Islam diyakini dibawa oleh para perdagang Persia mulai pada periode ke 12.

Teori persia berlandaskan pada bukti maraknya paham Syiah pada awal masuknya Islam ke Indonesia. Selain itu, ada kesamaan tradisi budaya Persia dengan budaya masyarakat Islam Indonesia. Peringatan 10 Muharam atau hari Asyura di Iran dengan upacara Tabuik atau Tabut di Sumatera Barat dan Jambi sebagai lamang mengarak jasad Husein bin Ali bin Abi Thalib yang terbunuh dalam tragedi Karbala menjadi salah satu contohnya. Bahkan kuatnya tradisi Syiah masih terasa hingga ketika ini. [BACA : Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia]

Adanya suku Leran dan Jawi di Persia menandakan bukti bahwa orang-orang Persia yang membawa Islam ke Indonesia. Suku ini disinyalir merujuk pada orang-orang Leran dari Gresik dan suku Jawa. Selain itu, dalam suku Jawa dikenal dengan tradisi penulisan Arab Jawa atau Arab Pegon sebagaimana diadopsi oleh masyarakat Persia atas Tulisan Arab. Hal ini diperkuat dengan istilah Jer yang lazim dipakai masyarakat Persia.

 Perkembangan Islam di Indonesia berlangsung dengan sangat cepat 3 Teori Masuknya Islam Ke Indonesia dan Bukti Pendukungnya

3. Teori Arab atau Teori Mekah

Berdasarkan teori Arab, masuknya Islam ke Indonesia diyakini berasal dari Arab, yaitu Mekkah dan Madinah pada periode perama Hijriah atau periode ke 7 Masehi. Pendapat ini didasarkan pada adanya bukti perkampungan Islam di Pantai Barus, Sumatera Barat, yang dikenal sebagai Bandar Khalifah. Wilayah ini disebut dengan wilayah Ta-Shih. Ta-Shih ialah sebutan orang-orang China untuk orang Arab. Bukti ini terdapat dalam dokumen dari Cina yang ditulis oleh Chu Fan Chi yang mengutip catatan spesialis geografi, Chou Ku-Fei. Dia menyampaikan adanya pelayaran dari wilayah Ta-Shih yang berjarak 5 hari perjalanan ke Jawa.

Dalam dokumen China keberadaan komunitas muslim Arab di Pantai Barus tercatat sekitar tahun 625 Masehi. Menilik tahun tersebut, berarti hanya sembilan tahun dari rentang waktu ketika Rasululloh menetapkan dakwah Islam secara terbuka kepada penduduk Mekkah. Beberapa sahabat telah berlayar dan membentuk perkampungan Islam di Sumatera. Pelayaran ini sangat mungkin terjadi mengingay adanya perintah Rasululloh semoga kaum muslimin menuntut ilmu ke negeri Cina. Hal ini berarti Islam masuk ke Indonesia ketika Rosululloh masih hidup.

Bukti arkeologis juga ditemukan di Barus, berupa sebuah makam kuno di kompleks pemakaman Mahligai, Barus. Pada salah satu kerikil nisannya tertulis nama Syekh Rukunuddin yang wafat pada tahun 672 M. Para arkeolog dari Ecole Francaise D’extreme-Orient Prancis dan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional menyatakan bahwa sekitar periode 9 hingga 12 Masehi, Barus menjadi sebuah perkampungan dari aneka macam suku bangsa menyerupai Arab, Aceh, India, Cina, Tamil, Jawa, Bugis, dan Bengkulu. [BACA : Peninggalan Sejarah Islam di Indonesia]

Bukti lain yang mendukung teori masuknya Islam ke Indonesia ialah munculnya kerajaan Islam pertama di Indonesia, yaitu Kerajaan Perlak yang diteruskan oleh Kerajaan Samudra Pasai. Kerajaan Samudra Pasai ialah kerajaan bercorak paham Syafi’i yang kala itu dianut banyak penduduk Mesir dan Mekah.

Demikianlah beberapa teori masuknya Islam ke Indonesia menyerupai yang diutarakan oleh beberapa ahli. Ketahui pula bagaimana proses masuknya Islam ke Indonesia melalui beberapa kanal pada artikel selanjutnya. Semoga bermanfaat.

Senin, 28 September 2015

Fenomena Nyi Roro Kidul Berdasarkan Islam

Nyi Roro Kidul yaitu sosok legenda yang begitu terkenal di kalangan masyarakat Jawa dan Bali. Sosok ini digambarkan sebagai seorang ratu penguasa kerajaan jin di Samudera Hindia yang mempunyai kekuatan supranatural begitu besar. Sosok yang juga dikenal dengan sebutan Ratu Pantai Selatan ini begitu lekat dengan kebudayaan suku Jawa, Sunda, dan Bali. Bahkan sampai ketika ini, ritual-ritual atau upacara watak Jawa masih sering dilakukan untuk menghormati keberadaannya, terutama oleh masyarakat pesisir pantai selatan Jawa. Menyadari bahwa fenomena penguasa maritim pantai selatan kini ini sudah semakin terkenal dan mendunia, pada artikel berikut kami akan membahas mengenai sosok ini lebih dalam, terutama berdasarkan perspektif kajian ilmu Islam. Bagaimana kajian fenomena Nyi Roro Kidul berdasarkan Islam ini? Inilah pembahasannya!

Nyi Roro Kidul yaitu sosok legenda yang begitu terkenal di kalangan masyarakat Jawa dan Ba Fenomena Nyi Roro Kidul berdasarkan Islam

Nyi Roro Kidul Menurut Islam

Menurut perspektif Islam, keberadaan sosok ibarat Nyi Roro Kidul bekerjsama sudah diterangkan secara terperinci dalam Al-Qur'an surat Al-Hijr ayat 27.
Dan sesungguhnya Kami telah ciptakan insan (Adam) dari tanah liat kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan kami telah ciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.
Dari ayat tersebut sanggup kita ambil kesimpulan bahwa selain membuat manusia, Alloh juga membuat golongan jin dan membiarkan mereka untuk hidup di dunia meski dalam dimensi yang berbeda dengan kita. Jika dihubungkan dengan keberadaan Nyi Roro Kidul, ayat tersebut menjelaskan bahwa Nyi Roro Kidul berdasarkan Islam dianggap sebagai perwujudan raja jin yang menghuni lautan.

Dalam beberapa ayat lain dijelaskan bahwa insan merupakan mahluk yang derajatnya lebih mulia dibandingkan jin. Jin bahkan sempat diminta bersujud pada insan untuk menghormati kemuliaannya.[BACA : Misteri Hubungan Nyi Roro Kidul dan Soekarno]

Pemujaan Jin Ratu Pantai Selatan

Nyi Roro Kidul berdasarkan Islam memang hanya dianggap sebagai raja jin penguasa pantai selatan yang derajatnya lebih rendah dibanding manusia. Akan tetapi, meski sudah banyak yang mengetahui perspektif ini, tetap saja ada beberapa umat insan yang menjelembabkan dirinya melalui pemujaan dan kemusyrikan. Mereka justru memuja mahluk yang derajatnya lebih rendah itu untuk mendapat sumbangan dan kemudahan. Ritual pesugihan untuk mendapat kekayaan secara singkat tanpa harus bekerja keras dengan hanya meminta jin-jin kafir –termasuk Nyi Roro Kidul, banyak mereka lakukan. Ritual ini tentu yaitu sebuah kesalahan besar.

Alloh SWT sudah menjelaskan dalam firmannya Surat Al-Imran, ayat 173 : “Cukuplah Tuhan menjadi Penolong kami dan Tuhan yaitu sebaik-baik Pelindung.” Surat ini yaitu pegangan bagi kita semua para umat muslim untuk selalu berlindung dan memohon sumbangan pada Alloh semata. Jangan alasannya yaitu kesulitan hidup dan kesengsaraan dunia kita menjadi gelap mata dan menggadaikan aqidah kita, menyembah dan memuja selain pada Alloh, termasuk dengan memuja Nyi Roro Kidul untuk memperoleh kekayaan dengan jalan singkat.

Demikianlah pemaparan mengenai kajian Nyi Roro Kidul berdasarkan Islam. Dari pemaparan tersebut, semoga kita semua sanggup selalu tawakal dan berserah diri hanya pada Alloh. Nyi Roro Kidul dan sebangsanya sama jua ibarat kita, mahluk yang tanpa daya. Semoga bermanfaat.

Sabtu, 26 September 2015

Nyi Roro Kidul Dan Soekarno Vs Kartosuwiryo Dan Dewi Lanjar

Dalam mitologi Jawa, sosok Presiden pertama Indonesia, yakni Ir. Soekarno, sering kali dianggap sebagai sosok yang penuh misteri. Misteri wacana Soekarno memang sangat masuk akal terjadi, selain alasannya yaitu asal permintaan kehadirannya yang masih simpang siur, presiden yang kerap dikenal dengan sebutan Putra Sang Fajar ini juga dianggap mempunyai kesaktian luar biasa yang tidak semestinya dimiliki golongan manusia. Ingin tahu lebih jauh mengenai bukti-bukti kesaktian Soekarno? Ada relasi apa antara Nyi Roro Kidul dan Soekarno sehingga sering menjadi buah bibir di kalangan masyarakat kita ketika ini? Simak ulasan yang kami buat hasil rangkuman keterangan beberapa sumber berikut ini.

 sering kali dianggap sebagai sosok yang penuh misteri Nyi Roro Kidul dan Soekarno vs Kartosuwiryo dan Dewi Lanjar

Nyi Roro Kidul dan Soekarno

Ada sebuah legenda beredar di kalangan masyarakat Kejawen yang menyebut jikalau Nyi Roro Kidul dan Soekarno yaitu 2 dari 4 bersaudara keturunan Ki Ageng Pamanahan dan Nyai Sabinah, penguasa Mataram tempo dulu. Seperti diketahui bahwa Ki Ageng Pamanahan yaitu seorang sakti mandraguna yang membangun kerajaan Mataram Baru dari bekas puing-puing kerajaan Demak yang runtuh dan mengalami perpecahan jawaban perebutan tahta.

Karena kesaktiannya itu, Ki Ageng Pamanahan dikaruniai 4 orang anak hasil dari ijab kabul ghaibnya dengan penguasa lelembut tanah Jawa yang bersemayam di sosok istrinya, Nyai Sabinah. Keempat anak tersebut bukan hanya berwujud jin, melainkan juga sanggup mengubah dirinya menjadi sosok insan dan mempunyai usia hidup yang sangat panjang (hanya mati jikalau selesai zaman sudah tiba). Keempatnya anak Ki Ageng Pamanahan itu yaitu Nyi Roro Kidul, Dewi Lanjar, Karto Suwiryo, dan yang paling bungsu, Soekarno.

Saat tumbuh besar, masing-masing anak Ki Ageng Pamanahan telah dibagi kekuasaannya atas tanah Jawa. Nyi Roro Kidul diberikan kekuasaan wilayah bahari selatan, Dewi Lanjar bercokol di bahari utara Jawa, Karto Suwiryo (Raden Sutawijaya) berkuasa di Mataram, sedangkan yang paling bungsu diberikan kekuasaan atas kawasan yang lebih luas di masa depan.

Antara semua saudara itu, awalnya terjalin relasi yang harmonis. Nyi Roro Kidul dan Soekarno bahkan dikenal selalu akrab dengan keturunan raja-raja Mataram untuk membimbing anak cucu raden Sutawijaya supaya memimpin dengan baik. Begitupun dengan Dewi Lanjar yang selalu berkomunikasi layaknya saudara pada umumnya.

 sering kali dianggap sebagai sosok yang penuh misteri Nyi Roro Kidul dan Soekarno vs Kartosuwiryo dan Dewi Lanjar
Saat Soekarno berubah menjadi menjadi sosok insan dan rencananya akan diberi sebuah wilayah kekuasaan yang lebih luas dari miliknya, Raden Sutawijaya yang sebelumnya sudah meninggalkan jasadnya, turun kembali ke tanah Jawa dan mewujudkan diri sebagai Karto Suwiryo. Ia tidak terima jikalau adik bungsunya itu justru diberikan kekuasaan yang lebih luas darinya.

Saat Soekarno memimpin republik ini, Kartosuwiryo berusaha untuk merebut tampuk kekuasaan dengan melaksanakan serangkaian pemberontakan. Melalui DI/TII yang dibangunnya ia melaksanakan propaganda untuk menjatuhkan Soekarno, adiknya. Menyadari hal itu, Nyi Roro Kidul sebagai abang tertua kemudian memperlihatkan derma pada Soekarno. Diberikanlah satu mustika merah delima yang selama ini menjaga kekokohan kerajaan mistik pantai selatan pada Soekarno, supaya si adik bungsunya itu sanggup menahan segala gempuran yang dilakukan oleh Karto Suwiryo.

Singkat cerita, alasannya yaitu mustika itu pemberontakan Karto Suwiryo sanggup ditumpas. Akhirnya sanggup ditumpas. Kartosuwiryo atau Raden Sutawijaya kembali mangkat ke alam mistik sembari berusaha mengikhlaskan adiknya memimpin republik ini. Merah delima Soekarno pun kemudian diambil kembali oleh Nyi Roro Kidul dan seketika itu, kekuasaan Soekarno atas Indonesia mulai kembali dirongrong oleh kekuatan lain (Soeharto) sampai jadinya dia jatuh dan berpulang.

Nah, itulah relasi antara Nyi Roro Kidul dan Soekarno berdasarkan legenda yang beredar di masyarakat Kejawen. Banyak orang percaya jikalau Soekarno sampai sekarang bergotong-royong masih hidup. Ia akan kembali mengambil kuasa atas negeri yang dititipkannya ini suatu ketika nanti. Wallohua’lam bissawabb.

Inilah 4 Kegunaan Dan Khasiat Keris Semar Mesem

ajian semar mesem, keris ini dipercaya sanggup memperlihatkan khasiat bagi pemiliknya. Apa saja khasiat keris semar mesem tersebut? Simak pemaparannya berikut ini!

Khasiat Keris Semar Mesem

Dalam mitologi Jawa, sosok semar diyakini merupakan tuhan yang diutus kahyangan untuk membenahi tingkah polah penduduk Jawa di masa silam yang masih banyak melaksanakan keangkaramurkaan. Semar ialah salah satu dari punggawa punakawan yang mempunyai kesaktian luar biasa. Keberadaan dan dongeng wacana semar banyak dikisahkan dalam epik pewayangan lokal.

 dikenal sebagai benda pusaka yang secara spiritual diyakini mempunyai banyak kegunaan dan  Inilah 4 Kegunaan dan Khasiat Keris Semar Mesem
Pada perkembangannya, kepopuleran nama semar dan kesaktiannya dijadikan sebagai nama beberapa benda magis, contohnya yang terkenal ialah keris semar mesem. Keris semar mesem ialah keris berukuran pendek dan melebar dengan bentuk mirip penggambaran tokoh semar yang tengah memperlihatkan petuah. Keris ini kalau dipadukan dengan ajian semar mesem dipercaya sanggup memperlihatkan beberapa khasiat antara lain sebagai sarana ilmu pelet, pengasihan, fasilitas pergaulan, penglarisan, kekayaan, dan pengobatan.

1. Pelet

Khasiat keris semar mesem yang paling terkenal di kalangan masyarakat kita ialah sebagai sarana pelet. Bagi mereka yang cintanya bertepuk sebelah tangan, khasiat ini tentu akan sangat membantu. Secara spiritual, seseorang bisa dibalik hatinya dari yang awalnya hirau menjadi penuh perhatian, dari yang awalnya biasa menjadi jatuh cinta. Untuk mencicipi khasiat ini, seseorang perlu melaksanakan tirakat untuk mengaktifkan kekuatan mistik dari keris semar mesem yang dimiliki.

2. Pengasihan

Keris semar mesem juga diyakini bisa menjadi salah satu sarana pengasihan yang ampuh. Dengan mempunyai pusaka ini dan melaksanakan syariat tertentu, keris ini juga dikenal bisa menciptakan orang-orang yang mengenal Anda menjadi sayang dan welas asih pada Anda. Khasiat semar mesem satu ini cocok bagi Anda yang berprofesi sebagai politisi atau orang yang pekerjaannya bertemu dengan banyak orang.

3. Penglarisan

Selain sebagai sarana pelet dan pengasihan, keris semar mesem juga dipercaya bisa berguna dalam melariskan barang dagangan mereka yang berprofesi sebagai marketing atau pedagang. Dengan memakai keris ini, para pembeli secara supranatural akan dibentuk nyaman dan betah untuk terus membeli di daerah Anda, sehingga laba Anda akan bertambah baik secara eksklusif maupun tidak langsung.

4. Pengobatan

Khasiat keris semar mesem selanjutnya ialah sebagai sarana pengobatan penyakit bayi, mirip sawan, sering menangis, demam, atau gangguan-gangguan kesehatan lain yang sering terjadi alasannya ialah gangguan jin. Cara memakai keris semar mesem untuk khasiat yang satu ini tergolong sangat mudah. Cukup celupkan ujung keris ini ke setengah gelas air putih dan minumkan air tersebut pada bayi sampai habis. Reaksi biasanya berlangsung sangat cepat dan si bayi segera bebas dari tangisannya.

Nah, demikian beberapa khasiat keris semar mesem dan cara menggunakannya. Semoga sanggup menambah wawasan kita semua dalam mengenal peninggalan budaya dan nilai-nilai spiritualis peninggalan nenek moyang.

Jumat, 25 September 2015

4 Ciri Utama Keris Semar Mesem Orisinil Dan Palsu

Keris semar mesem secara spiritual memang diketahui mempunyai berbagai khasiat dan  kegunaan. Keris ini dipercaya sanggup dijadikan media dan sarana pelet, pengasihan, kewibawaan, sampai kekayaan, terutama oleh mereka yang paham dan mau men-tirakat-i atau mengaktifkan kembali khodam yang bersemayam dalam benda pusaka ini. Banyaknya khasiat dan kegunaan keris semar mesem menciptakan tak sedikit orang berusaha untuk sanggup memilikinya. Meski harga keris semar mesem orisinil sanggup mencapai jutaan rupiah, mereka tak segan menggelontorkan uangnya untuk memperoleh karomah dari keris ini untuk bermacam-macam keperluan dan tujuan.

 secara spiritual memang diketahui mempunyai berbagai khasiat dan 4 Ciri Utama Keris Semar Mesem Asli dan Palsu

Perbedaan Keris Semar Mesem Asli dan Palsu

Mahalnya harga keris semar mesem yang orisinil dan langkanya orang yang mau menjualnya menciptakan beberapa oknum untuk mengambil laba dengan cara culas. Oknum-oknum tersebut secara sepihak menciptakan tiruan keris semar mesem untuk kemudian dijual kepada orang awam dengan harga selangit. Jika Anda termasuk orang yang ingin membeli keris semar mesem asli, Anda harus ekstra teliti. Perhatikan beberapa ciri keris semar mesem yang asli dan ketahui perbedaannya dengan keris semar mesem palsu menurut pada indikator berikut ini.

1. Bahan Pembuatan

Ciri pertama yang membedakan antara keris semar mesem orisinil dan keris semar mesem yang palsu terletak pada materi pembuatannya. Bahan pembuatan keris semar mesem yang orisinil umumnya berupa baja murni atau bahkan besi lama sedangkan keris semar mesem palsu biasanya terbuat dari bahan-bahan yang justru lebih mahal contohnya kuningan.

2. Motif Ukiran

 secara spiritual memang diketahui mempunyai berbagai khasiat dan 4 Ciri Utama Keris Semar Mesem Asli dan Palsu
Motif gesekan pada keris semar mesem yang orisinil akan tampak lebih lama dibandingkan dengan motif gesekan pada keris yang palsu. Seperti diketahui bahwa keris semar mesem akan selalu dilengkapi dengan gesekan bergambar semar dan lafadz-lafadz doa dalam bahasa Arab. Nah, ukiran-ukiran inilah yang harus Anda perhatikan dengan seksama. Jika perlu, gunakanlah beling pembesar.

3. Berat Keris

Meski terbuat dari materi yang murah dan motif ukirannya yang usang, keris semar mesem orisinil biasanya justru akan lebih berat dibanding keris palsu meski dalam ukuran yang sama. Berat keris sebenarnya tidak sanggup terlalu menjadi teladan dalam membedakan mana keris orisinil dan mana keris semar mesem yang palsu. Hanya saja, bila Anda sudah jeli dan punya respon berpengaruh terhadap dunia spiritualis, tanda ini mungkin akan sangat kentara di perasaan Anda.

4. Gunakan Ayam

Ayam ialah binatang yang sangat sensitif terhadap kekuatan supranatural, termasuk juga kekuatan yang dimiliki sebuah benda pusaka. Sifat ayam yang satu ini sanggup Anda manfaatkan untuk mengetahui keaslian dari keris semar mesem yang Anda miliki. Caranya, letakanlah keris semar mesem di pelataran, panggil ayam untuk datang, dan sawurkan beras ke sekitar keris yang diletakan tadi. Jika ayam tak mau mendekat, kemungkinan keris semar mesem tersebut asli, sedangkan bila ayam tadi tak peduli keberadaan si keris, sanggup dipastikan keris Anda ialah keris semar mesem palsu.

Nah, demikianlah keempat cara membedakan keris semar mesem orisinil dan palsu. Saya kira cara-cara tersebut cukup mudah, namun bila Anda berminat serius untuk membeli keris ini, bawalah sobat yang sekiranya lebih paham mengenai dunia spiritualis. Kepekaan jiwanya terhadap kekuatan magis sanggup membantu Anda supaya tidak dirugikan dengan membeli keris semar mesem palsu. Semoga bermanfaat.

Rabu, 23 September 2015

Hati-Hati Merah Delima Palsu, Ini 6 Cirinya!

Merah Delima Palsu - Mustika merah delima alias MD telah dikenal sebagai salah satu ajimat tingkat tinggi yang diyakini sanggup memperlihatkan banyak karomah pada pemiliknya. Ajimat ini disebut sanggup meningkatkan derajat kewibawaan, menghindarkan dari segala bala, dan memudahkan pemiliknya dalam pencarian rezeki. Karomah merah delima yang begitu banyak tersebut telah menciptakan banyak orang berusaha untuk mempunyai mustika ini dengan bermacam-macam cara, termasuk dengan membelinya dengan harga selangit.

Merah Delima Palsu

Banyaknya orang yang ingin mempunyai mustika merah delima dan berani membayar dengan harga tinggi untuk sebuah merah delima asli menciptakan beberapa oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan keadaan ini untuk meraup laba pribadi. Oknum-oknum tersebut memodifikasi dan menciptakan kerikil merah delima palsu dengan penambahan beberapa materi ibarat posfor dan magnesium untuk menciptakan merah delima yang dimilikinya terlihat lebih natural dan alami.

 Mustika merah delima alias MD telah dikenal sebagai salah satu ajimat tingkat tinggi yang Hati-hati Merah Delima Palsu, Ini 6 Cirinya!

Oleh alasannya hal ini, Anda dituntut untuk teliti dan berhati-hati bila ingin membeli ajimat satu ini. Ketahui beberapa tips mengetahui keaslian merah delima dan perbedaannya dengan yang palsu berikut ini.

1. Ukurannya Besar

Merah delima palsu umumnya mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan merah delima asli. Merah delima orisinil biasanya hanya berukuran sebesar biji sirsak dengan bentuk oval tidak tepat sedangkan merah delima palsu ukurannya lebih besar dengan bentuk lingkaran dan tekstur lebih halus. [BACA : Merah Delima Soekarno]

2. Penampilan

 Mustika merah delima alias MD telah dikenal sebagai salah satu ajimat tingkat tinggi yang Hati-hati Merah Delima Palsu, Ini 6 Cirinya!
Penampilan fisik kerikil merah delima palsu umumnya terlihat lebih sempurna. Akan tetapi, warna merah yang dimilikinya biasanya tidak semerah kerikil merah delima yang asli. Merah delima palsu berwarna lebih pudar dan bila disorot dengan cahaya tidak akan membentuk ster 6 ibarat halnya ciri khas mustika merah delima yang asli. Jika diperhatikan dengan seksama, mustika merah delima palsu biasanya juga mempunyai sedikit gelembung udara di dalamnya.

3. Padam ketika Gelap

Merah delima palsu umumnya tidak sanggup memendarkan bias warna merah. Jika diletakan dalam ruangan gelap yang sama sekali tanpa cahaya, merah delima tiruan tidak akan bersinar dan hidup ibarat halnya kerikil merah delima yang asli. Anda juga bisa mengecek keaslian merah delima melalui ciri ini dengan menggengam merah delima dalam kedua tangan Anda dengan rapat. Intip kerikil dalam genggaman Anda dan bila dia bersinar binar maka sanggup dipastikan kerikil tersebut yaitu kerikil merah delima asli.

4. Tidak Memerahkan Air

Mustika merah delima palsu apabila direndam air putih dipastikan tidak akan sanggup membiaskan warna merah darahnya dalam air tersebut. Adapun bila bisa, kemampuannya memerahkan air biasanya hanya akan terhenti pada beberapa gelas air saja.

5. Dibanting dan Digores

Berbeda dengan kerikil merah delima orisinil yang punya tingkat kekerasan hingga indeks 9, kerikil merah delima palsu umumnya tergolong lunak dan bisa pecah bila dibanting atau bisa tergores bila disilet.

Nah, demikianlah pembahasan seputar merah delima palsu dan ciri-cirinya. Perlu disampaikan bahwa merah delima orisinil umumnya tidak diperjualbelikan dengan alasan apapun. Oleh alasannya itu, bila Anda bertemu dengan orang yang menawari atau menjual merah delima miliknya pada Anda, Anda patut berhati-hati dan waspada. Semoga bermanfaat.

Selasa, 22 September 2015

Misteri Merah Delima Soekarno Dan Nyi Roro Kidul

Merah Delima Soekarno - Bagi sebagian besar masyarakat Kejawen, sosok presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno dikenal sebagai sosok pemimpin yang mempunyai kewibawaan dan kesaktian yang tinggi. Banyak orang yang percaya jikalau Soekarno yakni bukan menyerupai halnya insan biasa. Ia bahkan diyakini masih tetap hidup sampai kini dan akan mengambil kembali negeri yang dititipkannya kepada Soeharto.

Merah Delima Soekarno

Kewibawaan dan kesaktian Soekarno memang sudah terbukti dalam banyak hal. Semua bangsa di dunia mengenal Putra Sang Fajar sebagai pemimpin yang begitu kharismatik. Dengan pakaian khasnya, tongkat komando, peci hitam, kacamata, dan cincin watu merah delima yang selalu dikenakannya, dia telah menjadi pelopor bagi kemerdekaan banyak bangsa di Seantero Asia dan Afrika. Bukan itu saja, Sang Proklamator juga amat dicintai oleh rakyatnya bahkan sampai ketika ini.

 sosok presiden pertama Republik Indonesia Misteri Merah Delima Soekarno dan Nyi Roro Kidul
Sejalan dengan kewibawaannya, kesaktian Soekarno juga nampaknya tak perlu diperdebatkan lagi. Beliau terbukti telah lolos dari banyak percobaan pembunuhan yang dilancarkan Belanda dan Jepang. Sedikitnya 23 kali percobaan pembunuhan yang ditujukan padanya, tak satupun yang berhasil menciptakan ia berpulang nama. Dalam satu kisah bahkan disebutkan bahwa suatu ketika tentara Jepang telah berhasil menembakan 3 timah panas sempurna di kepalanya dan menciptakan Soekarno tak bernyawa. Para tentara itu kemudian mengubur mayit Soekarno di tengah kebun karet dan pulang ke markasnya dengan penuh bahagia. Jepang merayakan keberhasilan itu namun sesudah seminggu, Soekarno diketahui telah berada di Uni Sovyet dan tengah melaksanakan lobi-lobi politik dengan banyak pemimpin dunia.

Asal Usul Kesaktian Soekarno

Kesaktian dan kewibawaan Soekarno memang sampai kini masih menjadi misteri. Saat dia ditanya, dia hanya mengaku bahwa apa yang dimilikinya itu, semuanya yakni karunia Alloh. Tak pernah dia menyebutkan sesuatu yang berkaitan dengan adanya jimat dan sebangsanya.

Pengakuan Sang Putra Fajar ini tentu tak serta merta dipercayai oleh semua orang. Menyadari begitu karismatiknya dan betapa saktinya beliau, tak sedikit orang yang kemudian menghubung-hubungkan semuanya itu dengan apa yang biasa dia kenakan, termasuk di antaranya pakaian khasnya, tongkat komando, peci hitam, kacamata, dan cincin watu merah delima yang selalu dikenakannya. Mereka percaya jikalau kesaktian dan kewibawaan Soekarno yakni bersumber dari benda-benda bertuah yang dikenakannya itu.

Saat ini, banyak orang yang berusaha dan berlomba-lomba untuk mempunyai benda-benda yang dikenakan Soekarno pada masa kemudian untuk dijadikan ajimat atau untuk hanya sekedar dijadikan koleksi. Namun, benda-benda tersebut oleh keluarga Soekarno tidak pernah akan dijual. Semuanya tersimpan rapi di kediaman putri Sulung Soekarno, Megawati. Semuanya ada, terkecuali cincin mustika merah delima.

Merah Delima Milik Nyi Roro Kidul

Misteri hilangnya mustika merah delima Soekarno memang bukan lagi dongeng gres yang harus dihebohkan. Cincin merah delima Soekarno diketahui memang telah hilang sejak tahun 1963, sempurna ketika lawatan dia ke Jogjakarta. Peristiwa hilangnya cincin merah delima Soekarno ketika itu diyakini terjadi alasannya yakni pemiliknya sang gotong royong yakni Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul mengambilnya secara ghaib.

Seperti diketahui bahwa masyarakat kejawen percaya jikalau Nyi Roro Kidul dan Soekarno yakni 2 dari 4 bersaudara. Nyi Roro Kidul meminjamkan cincin itu kepada Soekarno supaya Soekarno dapat menjadi raja di kerajaan insan Indonesia. Selama cincin itu tak di tangan Sang Ratu Pantai Selatan, kerajaan mistik maritim kidul diketahui banyak digempur oleh kerajaan-kerajaan ghaib disekitarnya. Oleh alasannya yakni itu, dengan sangat terpaksa Nyi Roro Kidul mengambil mustika tersebut dari jemari Soekarno meskipun ia tahu jikalau kiprah adiknya dalam memimpin kerajaan insan belum usai.

Semenjak pengambilan cincin merah delima itu, Soekarno secara berangsur-angsur hilang kesaktiannya. Beliau pada kesannya dengan gampang dijatuhkan oleh lawan politiknya, Soeharto dengan kebijaksanaan amis yang amat terstruktur dan sistematis.

Demikianlah pemaparan mengenai mustika merah delima Soekarno beserta kaitannya dengan kesaktian dan kewibawaan Putra Sang Fajar. Semoga kisah tersebut dapat menjadi perbaikan untuk kita semua. Amin.

Senin, 21 September 2015

5 Ciri Mustika Merah Delima Yang Orisinil Dan Cara Mendapatkannya

Mustika merah delima ialah salah satu benda supranatural yang oleh kebanyakan orang dipercaya sebagai ajimat yang mempunyai banyak karomah. Mustika merah delima yang asli diyakini bisa menciptakan pemiliknya mempunyai derajat kewibawaan yang tinggi, fasilitas dalam mencari rezeki, dan  terhindar dari segala bala marabahaya. Banyaknya manfaat yang bisa diperoleh dari mustika ini, telah menciptakan tak sedikit orang mencari dan berusaha memilikinya.

Ciri Mustika Merah Delima yang Asli

Tingginya undangan dan langkanya keberadaan mustika merah delima yang asli telah menciptakan banyak oknum yang tidak bertanggung jawab berusaha melaksanakan aksinya. Oknum-oknum tersebut berusaha menciptakan tiruan mustika merah delima dari bahan-bahan adonan mirip kalsium, karbon, posfor, dan magnesium untuk kemudian menjualnya dengan harga tinggi pada orang awam.

Mustika merah delima ialah salah satu benda supranatural yang oleh kebanyakan orang diper 5 Ciri Mustika Merah Delima yang Asli dan Cara Mendapatkannya
Mustika merah delima tiruan atau merah delima palsu ini kini ternyata telah banyak beredar di pasaran. Penampilan fisiknya yang nyaris mirip mustika merah delima yang orisinil memang sangat meyakinkan. Banyak orang yang sudah tertipu dan membelinya dengan harga tinggi. Namun, sesudah dibeli, karomah merah delima yang dinanti tak kunjung terasa. Oleh alasannya itu, jikalau Anda termasuk orang yang ingin membeli mustika satu ini, Anda dituntut untuk benar-benar jeli. Identifikasi kerikil merah delima yang ditawarkan dengan teliti melalui ciri-ciri berikut ini.

1. Dari Ukurannya

Ciri pertama yang membedakan antara mustika merah delima yang orisinil dan yang palsu sanggup dilihat dari seberapa besar ukurannya. Merah delima orisinil umumnya mempunyai ukuran yang sangat kecil, tidak lebih dari 0,5 cm. Sedangkan mustika merah delima tiruan umumnya berukuran lebih besar.

2. Penampilan Fisik

Dari penampilan fisiknya, kerikil merah delima orisinil dan palsu juga sangat kentara perbedaannya. Batu merah delima tiruan (palsu) umumnya mempunyai warna merah yang pudar dan tidak sepekat warna merah dari mustika merah delima yang asli. Selain itu, merah delima orisinil jikalau disorot akan membentuk ster 6 (membentuk bintang 6). Di dalamnya juga tidak terdapat sama sekali gelembung udara mirip yang biasanya muncul pada merah delima palsu.

Mustika merah delima ialah salah satu benda supranatural yang oleh kebanyakan orang diper 5 Ciri Mustika Merah Delima yang Asli dan Cara Mendapatkannya

3. Memendarkan Bias Merah

Mustika merah delima ialah salah satu benda supranatural yang oleh kebanyakan orang diper 5 Ciri Mustika Merah Delima yang Asli dan Cara Mendapatkannya
Mustika MD yang orisinil juga akan sanggup memendarkan bias warna merah dalam jarak yang cukup jauh. Pemendaran hanya terjadi dikala malam hari di ruangan yang gelap tanpa lampu dan penerangan sedikit pun. Cara membedakan merah delima orisinil dan palsu satu ini belum banyak diketahui banyak orang. Oleh alasannya itu, terapkanlah cara ini jikalau Anda ditawari mustika merah delima oleh orang lain.

4. Memerahkan Air

Mustika merah delima yang orisinil bila direndam dalam air putih akan membiaskan warna merah darahnya dalam waktu yang cukup lama. Anda perlu jeli jikalau menerapkan cara ini mengingat, kini kerikil merah delima palsu juga dilengkapi dengan kandungan posfor yang cukup tinggi. Kandungan ini juga bisa membiaskan warna merah dalam air putih. Hanya saja, merah delima palsu umumnya hanya akan membiaskan warna merah tidak lebih dari 7 gelas air saja.

5. Tidak Mempan Digores

Batu merah delima orisinil mempunyai tingkat kekerasan sampai indeks 9. Oleh alasannya itu, ia tidak akan bisa pecah jikalau ditembak, atau tergores meski disilet. Tapi jangan terapkan cara ini pada mustika merah delima yang bukan milik Anda, jikalau Anda tidak mau menggantinya apabila si kerikil ternyata pecah.

Nah, demikianlah beberapa ciri mustika merah delima yang asli. Kelima ciri-ciri ini bisa Anda perhatikan pada kerikil merah delima yang ditawarkan pada Anda untuk menghindari timbulnya kekecewaan sesudah Anda membelinya. Semoga bermanfaat.

Rabu, 16 September 2015

5 Teori Masuknya Hindu Budha Ke Indonesia + Bukti-Buktinya

Masuknya agama dan kebudayaan Hindu Budha di Indonesia pada masa lampau telah banyak menghipnotis aneka macam aspek kehidupan masyarakat nusantara. Kendati demikian, dongeng ihwal bagaimana proses masuknya agama dan kebudayaan ini di masa lampau masih menjadi misteri. Dugaan-dugaan yang diutarakan para jago ihwal teori masuknya Hindu Budha ke Indonesia berdasarkan bukti-bukti yang ditemukannya masing-masing juga ada banyak sekali. Berikut ini dugaan dan teori-teori tersebut menyerupai kami kutip dari buku Pengetahuan Sosial Sejarah terbitan PT Tiga Serangkai tahun 2011.

 di Indonesia pada masa lampau telah banyak menghipnotis aneka macam aspek kehidupan masyarak 5 Teori Masuknya Hindu Budha Ke Indonesia + Bukti-buktinya

Teori Masuknya Hindu Budha Ke Indonesia

Teori masuknya Hindu Budha ke Indonesia yang dikemukakan para jago sejarah umumnya terbagi menjadi 2 pendapat.
  1. Pendapat pertama menyebutkan bahwa dalam proses masuknya kedua agama ini, bangsa Indonesia hanya berperan pasif. Bangsa Indonesia dianggap hanya sekedar mendapatkan budaya dan agama dari India. Ada 3 teori yang menyokong pendapat ini yaitu teori Brahmana, teori Waisya, dan teori Ksatria.
  2. Pendapat kedua menyebutkan bahwa banga Indonesia juga bersifat aktif dalam proses penerimaan agama dan kebudayaan Hindu Budha. Dua teori yang menyokong pendapat ini ialah teori arus balik dan teori Sudra.

1. Teori Brahmana oleh Jc.Van Leur

Teori Brahmana ialah teori yang menyatakan bahwa masuknya Hindu Budha ke Indonesia dibawa oleh para Brahmana atau golongan pemuka agama di India. Teori ini dilandaskan pada prasasti-prasasti peninggalan kerajaan Hindu Budha di Indonesia pada masa lampau yang hampir semuanya memakai huruf Pallawa dan bahasa Saksekerta. Di India, karakter dan bahasa ini hanya dikuasai oleh golongan Brahmana.

Selain itu, teori masuknya Hindu Budha ke Indonesia alasannya ialah tugas serta golongan Brahmana juga didukung oleh kebiasaan aliran Hindu. Seperti diketahui bahwa aliran Hindu yang utuh dan benar hanya boleh dipahami oleh para Brahmana. Pada masa itu, hanya orang-orang golongan Brahmana-lah yang dianggap berhak berbagi aliran Hindu. Para Brahmana diundang ke Nusantara oleh para kepala suku untuk berbagi ajarannya pada masyarakatnya yang masih mempunyai kepercayaan animisme dan dinamisme.

2. Teori Waisya oleh NJ. Krom

Teori Waisya menyatakan bahwa terjadinya penyebaran agama Hindu Budha di Indonesia ialah berkat tugas serta golongan Waisya (pedagang) yang merupakan golongan terbesar masyarakat India yang berinteraksi dengan masyarakat nusantara. Dalam teori ini, para pedagang India dianggap telah memperkenalkan kebudayaan Hindu dan Budha pada masyarakat lokal ketika mereka melaksanakan kegiatan perdagangan.

Karena pada ketika itu pelayaran sangat bergantung pada ekspresi dominan angin, maka dalam beberapa waktu mereka akan menetap di kepulauan Nusantara sampai angin maritim yang akan membawa mereka kembali ke India berhembus. Selama menetap, para pedagang India ini juga melaksanakan dakwahnya pada masyarakat lokal Indonesia.

3. Teori Ksatria oleh C.C. Berg, Mookerji, dan J.L. Moens

Dalam teori Ksatria, penyebaran agama dan kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia pada masa kemudian dilakukan oleh golongan ksatria. Menurut teori masuknya Hindu Budha ke Indonesia satu ini, sejarah penyebaran Hindu Budha di kepulauan nusantara tidak sanggup dilepaskan dari sejarah kebudayaan India pada periode yang sama. Seperti diketahui bahwa di awal era ke 2 Masehi, kerajaan-kerajaan di India mengalami keruntuhan alasannya ialah perebutan kekuasaan. Penguasa-penguasa dari golongan ksatria di kerajaan-kerajaan yang kalah perang pada masa itu dianggap melarikan diri ke Nusantara. Di Indonesia mereka kemudian mendirikan koloni dan kerajaan-kerajaan barunya yang bercorak Hindu dan Budha. Dalam perkembangannya, mereka pun kemudian berbagi aliran dan kebudayaan kedua agama tersebut pada masyarakat lokal di nusantara.

4. Teori Arus Balik (Nasional) oleh F.D.K Bosch

Teori arus balik menjelaskan bahwa penyebaran Hindu Budha di Indonesia terjadi alasannya ialah tugas aktif masyarakat Indonesia di masa silam. Menurut Bosch, pengenalan Hindu Budha pertama kali memang dibawa oleh orang-orang India. Mereka berbagi aliran ini pada segelintir orang, sampai pada hasilnya orang-orang tersebut tertarik untuk mempelajari kedua agama ini secara pribadi dari negeri asalnya, India. Mereka berangkat dan menimba ilmu di sana dan sekembalinya ke Indonesia, mereka kemudian mengajarkan apa yang diperolehnya pada masyarakat Nusantara lainnya.

5. Teori Sudra oleh van Faber

Teori Sudra menjelaskan bahwa penyebaran agama dan kebudayaan Hindu Budha di Indonesia diawali oleh para kaum sudra atau budak yang bermigrasi ke wilayah Nusantara. Mereka menetap dan berbagi aliran agama mereka pada masyarakat pribumi sampai terjadilah perkembangan yang signifikan terhadap arah kepercayaan mereka yang awalnya animisme dan dinamisme menjadi percaya pada aliran Hindu dan Budha.

Nah, demikianlah beberapa teori masuknya Hindu Budha ke Indonesia beserta bukti-bukti sejarahnya. Dari kelima teori tersebut, teori Brahmana yang dikemukakan oleh Jc.Van Leur dianggap sebagai teori terkuat alasannya ialah ditunjang oleh bukti-bukti yang nyata. Demikian biar bermanfaat.

Selasa, 15 September 2015

9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, Dan Isinya

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pada masa silam. Kerajaan yang diperkirakan berdiri semenjak tahun 1293 dan runtuh pada kurun ke 15 Masehi ini telah meninggalkan aneka macam bangunan candi yang menjadi warisan budaya kebendaan pada masa kini. Berikut ini tim penulis Blog akan membahas seputar candi-candi peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut lengkap dengan gambar-gambarnya. Silakan disimak!

Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya

1. Candi Sukuh

Candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang pertama yaitu Candi Sukuh. Candi ini terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar-Jawa Tengah. Berbeda dengan candi-candi peninggalan kerajaan Majapahit lainnya, Candi Sukuh dianggap mempunyai bentuk yang tidak lazim. Di sekitar reruntuhan bangunan ini banyak ditemukan objek Lingga dan Yoni yang menjadi perlambang s3ksual!tas.


2. Candi Cetho

Candi Cetho terletak di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Karanganyar-Jawa Tengah. Salah satu candi peninggalan Kerajaan Majapahit ini diperkirakan berasal dari masa final keruntuhan kerajaan Majapahit sebelum menjelang keruntuhannya atau tepatnya sekitar kurun ke 15 Masehi. Candi ini ditemukan pada tahun 1842 berkat goresan pena arkeolog Belanda berjulukan van de Vlies

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya

3. Candi Pari

Candi Pari yaitu candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Sidoarjo - Jawa Timur. Candi yang diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk (1350-1389 M) ini terletak sekitar 2 km arah Barat Laut semburan sentra lumpur panas Lapindo Brantas.

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya

4. Candi Jabung

Candi Jabung terletak di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Probolinggo-Jawa Timur. Meski hanya terbuat dari susunan watu bata merah, bangunan candi ini nyatanya sanggup bertahan lintas zaman. Saat lawatannya keliling Jawa Timur di tahun 1359, Raja Hayam Wuruk diperkirakan pernah menyinggahi candi peninggalan Kerajaan Majapahit ini.

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya

5. Gapura Wringin Lawang

Gapura Wringin Lawang terletak di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Mojokerto-Jawa Timur. Terbuat dari bata merah, bangunan yang tingginya 15,5 meter ini diperkirakan dibangun di kurun ke 14 Masehi. Gaya arsitektunya yang ibarat dengan candi Bentar, menciptakan banyak mahir yang berspekulasi dan menyebut jikalau bangunan ini merupakan pintu gerbang untuk memasuki kediaman Mahapatih Gajah Mada.

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya

6. Gapura Bajang Ratu

Gapura Bajang Ratu terletak di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto-Jawa Timur. Diperkirakan, bangunan peninggalan Kerajaan Majapahit ini dibangun pada kurun ke-14 Masehi. Dalam kitab Negarakertagama, gapura ini disebutkan berfungsi sebagai pintu masuk ke dalam sebuah bangunan suci yang memperingati wafatnya Raja Jayanegara.

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya

7. Candi Brahu

Candi Brahu yaitu salah satu candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di daerah situs arkeologi Trowulan, tepatnya berada di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto-Jawa Timur. Dalam prasasti yang dibentuk Mpu Sendok disebut bahwa Candi Brahu berfungsi sebagai tempat pembakaran mayat raja-raja Majapahit.

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya

8. Candi Tikus

Sama ibarat Candi Brahu, Candi Tikus juga terletak di ini terletak di situs arkeologi Trowulan, tepatnya berada di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto-Jawa Timur. Candi peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit ini dinamai candi tikus alasannya diawal penemuannya, warga melihat bangunan ini menjadi sarang bagi tikus-tikus liar.

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya

9. Candi Surawana

Candi Surawana terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kediri-Jawa Timur. Tepatnya berada sekitar 25 km timur maritim Kota Kediri. Candi yang sebenarnya berjulukan Candi Wishnubhawanapura ini dibangun di kurun 14 Masehi. Pembangunannya ditujukan untuk memuliakan Bhre Wengker. Bhre Wengker yaitu seorang raja dari Kerajaan Wengker –kerajaan yang berada di bawah kekuasaan Majapahit.

Kerajaan Majapahit yaitu sebuah kerajaan besar yang tumbuh dan berkembang di Nusantara pa 9 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Gambar, dan Isinya
Demikianlah 9 candi peninggalan kerajaan Majapahit beserta gambar lengkapnya. Semoga sanggup membantu Anda yang tengah mengerjakan kiprah sekolah dan sanggup menjadi perhiasan wawasan bagi kita semua.

Senin, 14 September 2015

9 Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Isi, Dan Gambarnya

Kerajaan Sriwijaya yaitu kerajaan besar yang kekuasaannya meliputi lintas samudera. Kerajaan bercorak Budha yang bangun semenjak kurun ke 6 sampai kurun ke 11 Masehi ini keberadaannya dibuktikan oleh sumber-sumber sejarah menyerupai informasi dari China dan beberapa peninggalan prasasti. Berikut ini tim penulis Blog secara khusus akan membahas sumber-sumber sejarah tersebut terutama yang terkait dengan prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Silakan disimak!

Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya yaitu kerajaan besar yang kekuasaannya meliputi lintas samudera 9 Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Isi, dan Gambarnya

1. Prasasti Ligor

Prasasti Ligor ditemukan di Nakhon Si Thammarat, Thailand Selatan. Pahatannya ditulis di kedua sisi. Sisi pertama disebut prasasti ligor A, isinya menjelaskan perihal kegagahan raja Sriwijaya, raja dari segala raja dunia yang telah mendirikan Trisamaya caitya untuk Kajara. Sisi kedua disebut prasasti Ligor B, isinya menjelaskan perihal derma gelar Visnu Sesawarimadawimathana pada Sri Maharaja yang berasal dari keluarga Sailendravamsa.

2. Prasasti Palas Pasemah

Prasasti Palas Pasemah yaitu sebuah prasasti yang ditemukan di sebuah pinggiran rawa di desa Palas Pasemah, Lampung Selatan, Lampung. Prasasti yang ditulis memakai bahasa Melayu Kuno beraksara Pallawa ini tersusun atas 13 baris kalimat. Isinya menjelaskan perihal kutukan atas orang-orang yang tidak tunduk pada kekuasaan Sriwijaya. Diperkirakan dari bentuk aksaranya, salah satu prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya ini diperkirakan berasal dari kurun ke 7 Masehi.

Kerajaan Sriwijaya yaitu kerajaan besar yang kekuasaannya meliputi lintas samudera 9 Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Isi, dan Gambarnya

3. Prasasti Hujung Langit

Prasasti Hujung Langit yaitu prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya yang ditemukan di desa Haur Kuning, Lampung. Sama menyerupai prasasti lainnya, prasasti ini juga ditulis memakai bahasa Melayu Kuno dan huruf Pallawa. Susunan pesan dalam prasasti ini tidak cukup terang alasannya tingkat keausan batunya sangat tinggi. Akan tetapi, sesudah diidentifikasi prasasti ini diperkirakan berasal dari tahun 997 Masehi dan isinya menjelaskan perihal derma tanah sima.

4. Prasasti Kota Kapur

Prasasti Kota Kapur ditemukan di pesisir Pulau Bangka sebelah Barat. Prasasti yang ditulis memakai bahasa Melayu Kuno beraksara Pallawa ini ditemukan pada Desember 1892 oleh J.K. van der Meulen. Isinya menjelaskan perihal kutukan bagi siapa saja yang membantah titah dari kekuasaan kemaharajaan Sriwijaya.

Kerajaan Sriwijaya yaitu kerajaan besar yang kekuasaannya meliputi lintas samudera 9 Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Isi, dan Gambarnya

5. Prasasti Telaga Batu

Prasasti Telaga Batu yaitu sekumpulan prasasti yang ditemukan di sekitar bak Telaga Biru, Kelurahan 3 Ilir, Kec. Ilir Timur II, Kota Palembang. Prasasti-prasasti ini berisi perihal kutukan pada mereka yang melaksanakan perbuatan jahat di kedatuan Sriwijaya. Kini, prasasti-prasasti ini disimpan di Museum Nasional, Jakarta.

6. Prasasti Kedukan Bukit

Pada tanggal 29 November 1920, M. Batenburg menemukan sebuah watu bertulis di Kampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir, Palembang-Sumatera Selatan. Prasasti berukuran 45 × 80 cm ini ditulis memakai bahasa Melayu Kuno dan huruf Pallawa. Isinya menceritakan bahwa seorang utusan Kerajaan Sriwijaya berjulukan Dapunta Hyang telah mengadakan sidhayarta (perjalanan suci) memakai perahu. Dalam perjalanan yang disertai 2.000 pasukan tersebut, ia telah berhasil menaklukan daerah-daerah lain.  Prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya ini sekarang disimpan di Museum Nasional Indonesia.

7. Prasasti Talang Tuwo

Di kaki Bukit Seguntang tepian utara Sungai Musi, Louis Constant Westenenk –seorang residen Palembang pada tanggal 17 November 1920 menemukan sebuah prasasti. Prasasti Talang Tuwo –begitu kemudian disebut- yaitu sebuah prasasti yang berisi doa-doa dedikasi. Prasasti ini menggambarkan bahwa ajaran Budha yang dipakai Sriwijaya pada masa itu yaitu ajaran Mahayana. Ini dibuktikan dari digunakannya kata-kata khas ajaran Budha Mahayana menyerupai bodhicitta, vajrasarira, annuttarabhisamyaksamvodhi, dan mahasattva.

Kerajaan Sriwijaya yaitu kerajaan besar yang kekuasaannya meliputi lintas samudera 9 Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Isi, dan Gambarnya

8. Prasasti Leiden

Prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya selanjutnya yaitu Prasasti Leiden. Prasasti ini ditulis di sebuah lempeng tembaga dan ditulis dalam bahasa Sansekerta dan Tamil. Saat ini prasastu Leiden berada di Musium Belanda. Isinya menceritakan hubungan baik antara dinasti Chola dari Tamil dengan dinasti Sailendra dari Sriwijaya, India Selatan.

Kerajaan Sriwijaya yaitu kerajaan besar yang kekuasaannya meliputi lintas samudera 9 Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Isi, dan Gambarnya

9. Prasasti Karang Birahi

Prasasti Karang Brahi ditemukan oleh Kontrolir L.M. Berkhout pada tahun 1904 di tepian Batang Merangin, Dusun Batu Bersurat, Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Merangin-Jambi. Sama menyerupai prasasti Telaga Batu, Prasasti Palas Pasemah, dan Prasasti Kota Kapur, prasasti ini menjelaskan perihal kutukan pada mereka yang berbuat jahat dan tidak setia pada sang Raja Sriwijaya.

Nah, demikianlah isi 9 prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya beserta gambarnya yang berhasil ditemukan sampai ketika ini. Sebetulnya bukti sejarah keberadaan kerajaan Sriwijaya di masa lampau sangat terbatas. Bagi Anda yang mungkin sekarang tinggal di tempat kekuasaan kerajaan Sriwijaya di masa lalu, cobalah untuk lebih jeli lagi melihat batu-batu besar di sekitar lingkungan Anda. Siapa tahu batu-batu itu berisi pahatan huruf pallawa dan dapat menjadi bukti gres peninggalan sejarah kerajaan Sriwijaya dari masa lalu.

Sabtu, 12 September 2015

Rahasia Kerajaan Hindu Tertua Di Indonesia Yang Sebenarnya

Kerajaan Hindu Tertua Di Indonesia - Masuknya agama dan kebudayaan Hindu ke Indonesia telah banyak kuat terhadap perubahan politik dan sistem pemerintahan di Nusantara. Beberapa kerajaan muncul dari adanya dampak ini mulai semenjak kala ke 4 Masehi. Informasi mengenai eksistensi kerajaan-kerajaan Hindu di nusantara pada masa silam memang sangat terbatas. Hanya ada beberapa sumber gosip menyerupai prasasti dan kabar dari kerajaan-kerajaan negara lain di masa silam.

Kerajaan Hindu Tertua Di Indonesia


 Masuknya agama dan kebudayaan Hindu ke Indonesia telah banyak kuat terhadap peruba Rahasia Kerajaan Hindu Tertua Di Indonesia yang Sebenarnya

1. Kerajaan Kutai (abad ke-4 Masehi)

Kerajaan Kutai ialah sebuah kerajaan yang terletak di hulu Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Kerajaan ini dianggap sebagai kerajaan Hindu tertua di Indonesia alasannya ialah diperkirakan sudah bangkit semenjak kala ke 4 Masehi. Satu-satunya bukti yang mengambarkan eksistensi kerajaan ini di masa silam ialah isi 7 prasasti Yupa yang bertuliskan gosip perihal kedermawanan, kejayaan, dan silsilah raja-raja yang memerintah di kerajaan tersebut.

2. Kerajaan Tarumanegara (358–669 Masehi)

Kerajaan Hindu tertua di Indonesia selanjutnya ialah kerajaan Tarumanegara. Kerajaan yang terletak di Jawa Barat dengan sentra pemerintahan di Sundapura (sekarang Bekasi) ini diperkirakan bangkit semenjak tahun 358 hingga 669 Masehi. Sumber sejarah yang membuktikan eksistensi kerajaan ini ialah beberapa prasasti yang ditemukan di wilayah yang diperkirakan menjadi area kekuasaan kerajaan ini. Prasasti-prasasti kerajaan Tarumanegara tersebut sanggup Anda pelajari melalui link ini.

 Masuknya agama dan kebudayaan Hindu ke Indonesia telah banyak kuat terhadap peruba Rahasia Kerajaan Hindu Tertua Di Indonesia yang Sebenarnya

3. Kerajaan Kalingga (abad ke-6 hingga ke-7 Masehi)

Kerajaan Kalingga ialah sebuah kerajaan Hindu yang muncul sekitar kala ke-6 Masehi di Jawa Tengah. Adapun letak sentra kerajaan ini sesungguhnya masih belumlah jelas. Sumber gosip dari China yang menjadi satu-satunya bukti sejarah yang menjelaskan eksistensi kerajaan ini di masa silam juga belum menjelaskan secara detail di mana sentra kekuasaan kerajaan ini berada. Hanya saja, dari asumsi yang berdasar pada gosip China, kerajaan yang dipimpin oleh Ratu Maharani Shima terletak antara kawasan antara Kabupaten Jepara dan Pekalongan.

 Masuknya agama dan kebudayaan Hindu ke Indonesia telah banyak kuat terhadap peruba Rahasia Kerajaan Hindu Tertua Di Indonesia yang Sebenarnya

3. Kerajaan Kanjuruhan (600 Masehi)

Kerajaan Kanjuruhan ialah sebuah kerajaan Hindu yang bangkit di Jawa Timur dengan sentra pemerintahannya berada di Kota Malang. Berdasarkan bukti tertulis yang tercantum dalam Prasasti Dinoyo, Kerajaan Kanjuruhan diperkirakan sudah bangkit semenjak kala ke-6. Adapun selain prasasti, kerajaan yang dipimpin oleh Raja Gajayana ini juga mempunyai peninggalan sejarah berupa Candi Badut dan Candi Wurung yang ketika ini sanggup kita temui di Kota Malang.

4. Kerajaan Medang (752–1006 Masehi)

Kerajaan Medang atau Kerajaan Mataram Hindu ialah sebuah kerajaan yang bangkit semenjak kala ke 8 Masehi di Jawa Tengah dan pada kala ke-10berpindah ke Jawa Timur. Raja-raja kerajaan Hindu tertua di Indonesia ini banyak meninggalkan bukti sejarah, baik itu berupa prasasti, maupun candi-candi bercorak Hindu. Kerajaan Medang runtuh di awal kala ke-11 Masehi alasannya ialah dampak masa kejayaan kerajaan Majapahit yang kian merajalela.

5. Kerajaan Kediri (1042-1222 Masehi)

Kerajaan Kediri ialah sebuah kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang bangkit di Jawa Timur semenjak tahun 1042-1222. Kerajaan yang dulunya juga dikenal dengan sebutan Kerajaan Panjalu ini mempunyai sentra pemerintahan di kota Daha (Kota Kediri sekarang).

Nah, demikianlah beberapa kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang pernah ada di masa silam. Sebetulnya masih ada banyak kerajaan-kerajaan Hindu lainnya yang pernah muncul di Nusantara hanya saja kemunculannya itu ada sesudah kerajaan-kerajaan di atas ada.

Jumat, 11 September 2015

Pengaruh Hindu Budha Di Indonesia Dalam Beberapa Aspek Kehidupan

Masuknya agama Hindu dan Budha semenjak awal kala ke 2 Masehi sedikit banyak telah besar lengan berkuasa terhadap beberapa aspek kehidupan masyarakat Nusantara di masa silam. Pengaruh Hindu Budha di Indonesia tersebut bahkan sanggup kita lihat dan rasakan sampai dikala ini, baik itu efek yang mutlak berasal dari pemikiran dan kebudayaan Hindu-Budha, maupun efek yang berakultursi dengan kepercayaan dan kebudayaan lokal di masa silam. Berikut ini akan kami jelaskan mengenai pengaruh Hindu Budha di Indonesia tersebut sebagai pembelajaran bagi kita semua.

Pengaruh Hindu Budha Di Indonesia

Pengaruh Hindu Budha di Indonesia sanggup kita rasakan pada beberapa aspek dan bidang kehidupan ibarat pemikiran agama dan kepercayaan, sistem pemerintahan, ilmu arsitektur, bahasa, sastra, seni, dan keterampilan.

Masuknya agama Hindu dan Budha semenjak awal kala ke  Pengaruh Hindu Budha Di Indonesia dalam Beberapa Aspek Kehidupan

1. Bidang Agama

Salah satu efek Hindu Budha di Indonesia yang paling kentara terdapat pada bidang agama dan kepercayaan. Sebelum pemikiran Hindu-Budha masuk, mula-mula masyarakat Indonesia sebelumnya sudah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme, namun sebab masuknya pemikiran Hindu dan Budha yang dibawa oleh para pedagang dan pendeta, kepercayaan animisme dan dinamisme yang dianut oleh masyarat nusantara tempo dulu lalu melebur dan berakulturasi dengan pemikiran agama Hindu-Budha. Kepercayaan gres ini secara beriringan lalu membawa kebudayaan gres dalam hal beragama, contohnya dalam hal upacara pemujaan, tata krama, dan kawasan peribahadan.

2. Politik dan Pemerintahan

Sistem politik dan pemerintahan kerajaan juga muncul dari efek Hindu Budha di Indonesia. Sistem ini diperkenalkan oleh orang-orang India dan menciptakan masyarakat yang awalnya hidup dalam kelompok-kelompok kecil menjadi bersatu dan membentuk sebuah kekuasaan yang lebih besar dengan pemimpin tunggal yang terwujud sebagai seorang raja. Karena efek inilah di Indonesia terlahir beberapa kerajaan Hindu Budha ibarat kerajaan Sriwijaya, Majapahit, Kerajaan Tarumanegara, Kutai, dan lain sebagainya.

3. Arsitektur

Tradisi megalitikum punden berudak-undak yang menjadi peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia di masa silam juga diyakini telah berakulturasi dengan ilmu arsitektur yang dibawa dari India bersamaan dengan penyebaran agama Hindu Budha di Nusantara. Punden berundak-undak berpadu dengan budaya India dan mengilhami gaya arsitektur pembuatan bangunan candi peninggalannya. Contoh konkret dari perpaduan ini sanggup kita lihat contohnya pada arsitektur candi Borobudur yang berbentuk limas dan berundak-undak.

Masuknya agama Hindu dan Budha semenjak awal kala ke  Pengaruh Hindu Budha Di Indonesia dalam Beberapa Aspek Kehidupan

4. Bahasa dan Aksara

Huruf pallawa dan bahasa Sanskerta yang dipakai pada beberapa prasasti kerajaan-kerajaan Nusantara di masa silam membuktikan bahwa efek Hindu Budha di Indonesia juga bersinggungan dengan aspek bahasa dan aksara. Dalam perkembangannya, penggunaan abjad palawa mungkin sudah tidak terkenal lagi, namun penggunaan bahasa Sansekerta justru berlanjut dengan sangat pesat. Ini dibuktikan dengan adanya beberapa kata atau frase Bahasa Indonesia yang bahwasanya berasal dari bahasa sansekerta, contohnya Pancasila, Kartika Eka Paksi, Dasa Dharma, Parasamya Purnakarya Nugraha, dan lain sebagainya.

Masuknya agama Hindu dan Budha semenjak awal kala ke  Pengaruh Hindu Budha Di Indonesia dalam Beberapa Aspek Kehidupan

5. Sastra

Berkembangnya efek Hindu Budha di Indonesia juga membawa kemajuan besar pada bidang sastra. Karya sastra yang mereka bawa, ialah kitab Ramayana dan Mahabarata telah memperkaya khasanah epos dalam pewayangan Indonesia. Adanya kedua kitab itu juga memacu beberapa pujangga nusantara untuk menghasilkan karyanya sendiri. Beberapa karya sastra yang muncul sesudah adanya efek Hindu Budha di Indonesia contohnya Kitab Arjunawiwaha karya Mpu Kanwa, Kitab Sotasoma karya Mpu Tantular, dan Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca.

Nah, demikianlah beberapa pengaruh Hindu Budha di Indonesia yang sanggup pula dianggap sebagai peninggalan sejarah Hindu Budha di Indonesia. Semoga sanggup bermanfaat untuk menambah khasanah pengetahuan kita perihal sejarah perkembangan bangsa.

Kamis, 10 September 2015

Persamaan Dan Perbedaan Agama Hindu Dan Budha [Lengkap]

Agama Hindu dan Budha ialah 2 agama besar yang muncul secara nyaris bersamaan di masa ke 6 SM di India. Ditinjau dari beberapa aspek, kedua agama ini mempunyai banyak persamaan dan perbedaan. Perbedaan keduanya contohnya terletak pada asal usul, legalisasi dan keyakinan terhadap dewa, eksklusivitas dalam sistem kasta, kepercayaan terhadap reinkarnasi, serta boleh tidaknya pelaksanaan kurban. Sedangkan, persamaan agama Hindu dan Budha terletak padi sejarah awal perkembangannya, ajarannya sebagai agama Ardhi, perkembangan dan persebarannya, serta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat Nusantara pada masa silam.

Perbedaan Agama Hindu dan Budha

Perbedaan agama Hindu dan Budha terletak sedikitnya pada 5 aspek. Aspek pertama yait dari asal usulnya. Asal undangan agama Hindu diyakini muncul dari perpaduan kebudayaan bangsa Aria dan bangsa Dravida, sedangkan agama Budha muncul dari hasil pemikiran dan pencerahan yang didapatkan Sidharta Gautama dalam mencari jalan lain untuk menuju kesempurnaan (nirwana).


Selain ditinjau dari asal usulnya, perbedaan agama Hindu dan Budha juga terletak pada legalisasi ajarannya terhadap eksistensi Dewa. Dalam agama Hindu dikenal istilah Trimurti yang berarti 3 tuhan tertinggi agama Hindu yang memegang kendali terhadap kehidupan semesta, sedangkan dalam agama Budha, konsep ke-dewa-an lebih dipinggirkan. Seorang yang menganut agama Budha mengakui Sidharta sebagai guru besar Budha yang sanggup membimbing mereka pada kesempurnaan.

Dalam agama Hindu, dikenal pula Sistem Kasta bagi para pemeluknya. Kehidupan masyarakat Hindu dikelompokkan ke dalam 4 golongan yang didasarkan pada keturunan. Sedangkan dalam agama Budha, sistem ekskulivitas masyarakat pemeluknya tidak berlaku. Ajaran agama Budha menganggap kalau semua insan berkedudukan dan mempunyai hak kewajiban yang sama.

Reinkarnasi juga menjadi aspek penting yang membedakan aliran agama Hindu dan Budha. Dalam aliran Hindu, kelahiran kembali sehabis kematian  atau reinkarnasi tidak berlaku. Hukuman bagi seorang yang jahat akan didapatkan melalui karma, sedangkan dalam agama Budha, reinkarnasi akan terus berlaku bagi orang yang belum mendapat pencerahan sampai kesudahannya ia sanggup mencapai nirwana.

Dalam agama Budha, penyembelihan binatang melalui Upacara Korban tidak diperkenankan alasannya ini bertentangan dengan aliran mereka yang menyatakan bahwa membunuh binatang termasuk perbuatan keji. Ini berbeda dengan konsep aliran Hindu yang justru menganjurkan untuk melaksanakan upacara kurban di setiap hari-hari besar.

Persamaan Agama Hindu dan Budha

Terlepas dari beberapa perbedaan di atas, agama Hindu dan Budha nyatanya juga mempunyai beberapa kesamaan. Persamaan agama Hindu dan Budha contohnya terletak dari daerah awal kemunculannya. Agama Hindu dan Budha sama-sama berasal dari India dan muncul di masa yang nyaris bersamaan. Keduanya juga merupakan agama Ardhi yang berarti muncul dari kebiasaan masyarakat di bumi tanpa adanya campur tangan dari langit menyerupai halnya agama samawi.

Persamaan agama Hindu dan Budha juga terletak pada kebenaran ajarannya. Masing-masing mengajarkan kebenaran dan mengusahakan pembimbingan pada kehidupan insan untuk berjalan di atas panduan hidup yang baik. Meskipun berasal dari India, namun kedua agama ini justru cenderung lebih menyebar ke regional di Asia Timur dan Asia Tenggara. Keduanya juga menghipnotis aspek kehidupan masyarakat Indonesia di masa silam yang kenyataannya dibuktikan oleh beberapa peninggalan sejarah yang sanggup kita temukan sampai ketika ini.

Nah, demikianlah beberapa persamaan dan perbedaan agama Hindu dan Budha. Mohon maaf kalau terdapat kesalahan dan hal yang menyinggung sara. Jika ada masukan atau kritik, silakan gunakan kolom komentar untuk berkomunikasi. Terimakasih.